Huawei Siap 'Jual' Teknologi 5G

Rabu, 31 Oktober 2018 08:17:29
Reporter : Renni Susilawati
Huawei Siap 'Jual' Teknologi 5G

Surabaya (beritajatim.com) - Indonesia tahun 2020 dipastikan sudah meninggalkan teknologi selular 4G yang sekarang kita kenal ini. Sebagai gantinya teknologi 5G dengan kualitas data dan jaringan lebih moderen akan hadir memanjakan pengguna selular di Tanah Air.

Hampir dapat dipastikan teknologi 5G ini membuat sejumlah operator seluler besar di Indonesia akan berlomba untuk menghadirkan teknologi 5G lebih dahulu. Dan salah satu perusahaan penyedia infrastruktur jaringan seluler ini, yakni Huawei pun kini sudah mulai menyiapkan diri untuk memboyong teknologi 5G ke dalam negeri.

"Tentu nantinya para operator seluler akan berlomba dan kami salah satu yang menikmatinya. Sebab saat ini pun kami sudah memiliki teknologi 5G hingga end to end. Apalagi saat ini di negara adidaya seperti Amerika dan China teknologi 5G sudah berkembang," jelas Public Relations Manager Huawei Indonesia, Panji Pratama, saat bertemu media di Konsulat Cafe Surabaya, Selasa (30/10/2018).

Dikatakannya, bisnis infrastruktur memang paling menggiurkan bagi Huawei dimana dari tiga unit bisnis mereka, 60 persennya didominasi oleh unit carier atau infrastruktur IT.

"Delapan puluh persen dari total pendapatan Huawei dikontribusikan dari pendapatan bisnis unit infrastruktur dan saat ini kami telah menggandeng 9 mitra operator dari 10 operator yang ada di Indonesia," aku Panji.

Demi menyiapkan tenaga kerja untuk penerapan teknologi 5G ini pula sejak tahun ini Huawei pun semakin getol berkeliling Indonesia mencari sumber daya manusia yang terampil untuk tenaga kerja mereka.

Salah satunya membidik lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Melalui  program SmartGen 2018 yang bercita-cita untuk menelurkan sumber daya TIK Indonesia berkompetensi global.

"Setiap tahunnya kami membutuhkan tenaga kerja yang terampil IT cukup banyak. Tetapi tidak semua memenuhi spesifikasi yang kami cari. Untuk menyiapkannya kami pun punya Balai Latihan Kerja (BLK) sendiri yang bisa dimanfaatkan semua lembaga pendidikan untuk mengasah keterampilan mereka," tandas Yenti Joman, Director of Government Affair Huawei. [rea/suf]

Tag : smartphone

Berita Terkait

Komentar

Kanal Teknologi