Fintech Akan Menjadi Kebutuhan Masyarakat Masa Kini

Kamis, 28 Juni 2018 21:43:53
Reporter : Renni Susilawati
Fintech Akan Menjadi Kebutuhan Masyarakat Masa Kini

Surabaya (beritajatim.com) - 8 dari 10 warga Indonesia tidak memiliki rekening bank tetapi jumlah pengguna gadget justru tinggi yakni sekitar 300 juta orang.

Artinya setiap orang bisa memiliki 2 sampai 4 gadget. Ditengah maraknya pengguna gadget ini membuat bisnis Financial Technologi (Fintech) menjadi semakin besar.

Menurut Calindra Dan Cunha,  Direktur Operasional TrueMoney, membuat bisnis Fintech cukup mudah, selain modal dan visi yang jelas, memiliki tim TI yang handal serta memiliki jiwa bisnis yang kuat akan mampu membuat fintech baru akan mudah berkembang.

Produk fintech yang mudah dan memiliki banyak konsumen antara lain lewat penjualan pulsa, bayar token listrik hingga bayar BPJS Kesehatan.

"Dan TrueMoney sendiri juga awalnya memulai dengan fokus yang sama dan kini sudah berkembang dan masuk ke pengiriman uang dalam negeri tanpa rekening bank. Dalam layanan ini kami mengandeng Alfamart," beber Calindra dalam acara Halal Bi Halal AMA Surabaya, Kamis (28/6/2018).

Dikatakan, saat ini fintech atau alat pembayaran elektronik seolah menjadi startup baru, padahal fintech sendiri sudah ada sejak lama yakni sejak tahun 1950 an dengan adanya kartu kredit dan kini fintech berkembang menjadi peer to peer landing, e money, remittance hingga payment point.

"Kenapa fintech menjadi sangat diminati sebagi bisnis baru, fintech membuat pemiliknya memiliki akses data yang besar. Belum lagi setiap transaksi yang terjadi Pemiliki fintech akan mendapatkan keuntungan hingga fee base income serta increase ARPU yang menggiurkan," bebernya.

Kedepan fintech tak hanya akan menjadi alat bayar masyarakat Indonesia tetapi sudah menjadi kebutuhan yang komplek mulai dari pembelian pulsa, token, hingga menabung uang serta melakukan investasi jangka panjang. [rea/ted]

Tag : fintech

Berita Terkait

Komentar

Kanal Teknologi