Eit.. Ada 'Rudal' di Pilkada Pamekasan

Kamis, 21 Desember 2017 16:33:42
Reporter : Samsul Arifin
Eit.. Ada 'Rudal' di Pilkada Pamekasan

MOMENTUM Pilkada Pamekasan 2018 selama ini lebih cenderung membahas seputar sosok Bartut Tamam dan KH Kholilurrahman. Sebab keduanya memiliki popularitas maupun elektabilitas tinggi sekaligus bersaing.

Keduanya merupakan politisi beda generasi, sekalipun sama-sama berasal dari partai politik (parpol) yang sama, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hanya saja pada pilkada mendatang, keduanya justru bersaing untuk mengincar posisi bupati Pamekasan, periode 2018-2023 mendatang.

Namun rekomendasi PKB justru lebih berpihak kepada Badrut Tamam yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dibandingkan KH Kholilurrahman yang notabene sebagai politisi senior parpol yang tercatat sebagai anggota DPR RI.

Dalam beberapa hari terakhir, RBT (sapaan akrab Badrut Tamam) mulai senter disandingkan dengan sosok muda yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Batumarmar, Raja'i.

Bahkan pasangan keduanya juga dinilai sebagai pasangan ideal untuk memimpin daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, hingga lima tahun ke depan. Terlebih hingga saat ini, RBT belum mendapatkan sosok bakal calon wakil bupati pada pilkada mendatang.

Selain rekomendasi dan dukungan langsung dari PKB, Badrut Tamam juga dipastikan sudah mendapatkan rekomendasi sekaligus dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan tidak menutup kemungkinan juga dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tidak hanya itu, pasangan Badrut Tamam Raja'i juga dinilai sebagai representasi masyarakat di dua titik berbeda. RBT yang berasal dari Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Tlanakan, menjadi representasi masyarakat Pamekasan bagian selatan. Sedangkan Raja'i sebagai refresentasi masyarakat pantura Pamekasan.

Sementara KH Kholilurrahman justru sudah mendapatkan pasangan wakil ideal untuk menghadapi pilkada serentak yang dijadwalkan akan berlangsung Rabu (27/6/2018) mendatang. Ia merupakan politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Fathor Rohman.

Tercatat sebanyak dua parpol yang sudah menyatakan dukungan kepada pasangan KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman yang mulai akrab dengan branding 'Kholifah'. Masing-masing Partai NasDem dan Partai Golkar seperti yang diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhawanul Muttaqien.

Sedangkan PPP yang notabene sebagai parpol pemenang pemilu tahun lalu, sudah memasang sinyal untuk memberangkatkan kader sendiri (Fathor Rohman) untuk mendampingi Kholilurrahman pada momentum pilkada 2018. Sekalipun hingga saat ini belum ada publikasi resmi seputar rekom terhadap keduanya.

Namun selain kedua pasangan yang mulai viral diperbincangkan, juga terdapat satu pasangan lain yang mulai 'mencuri' perhatian banyak pihak. Bukan lagi pasangan independen Marzuki dan Hariyanto Waluyo (MAHAR) yang tengah menyelesaikan sengketa di Panwaslu Pamekasan, tapi pasangan Rudy Susanto dan Al-Anwari.

Sosok Rudy Susanto memang sudah dari awal diketahui publik jika pengusaha itu akan bersaing merebut status M1 di Pamekasan. Bahkan ia juga sempat mengikuti konvensi yang digelar DPC PPP Pamekasan, beberapa waktu.

Sementara bakal calon wakil yang disandingkan, Al-Anwari yang notabene sebagai kader PKS yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Pamekasan. Apalagi Al-Anwari juga sempat bertarung pada momentum pilkada dan 'bersaing' dengan KH Kholilurrahman, periode lalu.

Munculnya dua pasangan yang mulai viral dengan branding 'Rudal' (Rudy Susanto dan Al-Anwari) di berbagai jejaring media sosial (medsos), memunculkan banyak spekulasi dari tatanan warga netizen. Bahkan keduanya juga dinilai bisa mengurangi soliditas dua pasangan lainnya.

Terlebih saat ini masih terdapat sebanyak tiga parpol yang memiliki kursi di legislatif belum menentukan sikap politik menjelang pendaftaran di KPU Pamekasan, masing-masing Partai Bulan Bintang (PBB), PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Bisa saja ketiganya berkoalisi dan mengusung pasangan alternatif dari pasangan yang sudah ada.

Namun demikian, secara umum nantinya baru akan diketahui setelah para parpol pengusung dan pendukung melakukan pendaftaran pasangan bakal calon ke KPU Pamekasan yang dijadwalkan digelar Senin hingga Rabu (8-10/1/2018) mendatang. [pin/but]

Tag : pilkada pamekasan

Berita Terkait

Komentar

Kanal Sorotan