11 Tahun Jadi Staf Honorer, Begini Kegembiraan Dua Guru yang Lolos CPNS

Jum'at, 04 Januari 2019 20:34:45
Reporter : Deni Ali Setiono
11 Tahun Jadi Staf Honorer, Begini Kegembiraan Dua Guru yang Lolos CPNS
Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) - Gandung Budi Prayogo (29) asal Deket Lamongan langsung sujud syukur setelah hasil ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) diumumkan dan namanya tercantum sebagai abdi negara.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, baru mengunggah sore tadi. Dari ribuan calon pelamar yang telah mengikuti tes. Nama Gandung berada di nomor urut 171. Dia diterima sebagai guru Bahasa Inggris di SMPN Duduksampeyan.

Bagi Gandung, tidak mudah untuk melewati semua tahapan dalam tes CPNS. Pasalnya, sebelum lolos dirinya pernah merasakan pahit getirnya selama 11 tahun sebagai staf honorer di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dengan gaji Rp 500 sebulan. Lebih ironis lagi, istrinya dengan status sebagai guru honorer dengan gaji Rp 650 ribu sebulan.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kedua suami istri itu membuka toko kecil-kecilan di rumahnya. Namun, setelah diterima sebagai CPNS. Dirinya, bersama istrinya air matanya meleleh. Sebab, setelah ini ada perubahan dalam kehidupannya.

\"Alhamdullilah lolos mas, sebab istri sempat gelisah sewaktu men-download pengumuman di website BKD Gresik,\" ujarnya, Jumat (4/01/2019).

Gandung menceritakan sewaktu tes seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKD). Perhitungannya tidak meleset. Kendati perjuangannya menjadi abdi negara tidak mudah. Pasalnya, banyak kendala serta rintangan yang ditemui selama proses seleksi.

\"Saya sempat putus asa namun berkat doa murid-murid sewaktu nyambi menjadi guru. Semangat saya kembali tumbuh,\" tuturnya.

Setelah dinyatakan lolos sebagai CPNS. dirinya bersama istrinya bersyukur. Sebab, saat ini tinggal melengkapi pemberkasan.

Kegembiraan yang sama juga dirasakan oleh Septiana Nur Janatin Aulia (23). Nur nama paggilannya sehari-hari diterima sebagai guru IPA di SMPN 1 Ujungpangkah, Gresim.

\"Sangat bersyukur. Baru pertama ikut ujian CPNS langsung diterima,” kata guru IPA yang selama ini mengajar di salah satu sekolah di daerah Manukan, Surabaya itu.

Alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu merasa hasil yang sudah dicapai tidak lepas dari doa kedua orang tuanya.

\"Semua ini berkat dukungan dari bapak dan ibu,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Data, Formasi dan Pengembangan BKD Gresik Reza Pahlevi menyatakan sempat ada kendala dalam pengumuman hasil ujian CPNS. Akibatnya, pengumumannya harus terlambat.

Hasil integrasi nilai SKD dan SKB dari BKN (badan kepegawaian negara) sejatinya sudah diterima Kamis, kemarin (3/1).

Dari ribuan pelamar lanjut dia, ada satu formasi yang masih kosong. Yakni formasi disabilitas untuk analis perencana keuangan di Sekretariat Daerah.

\"Satu formasi yang kosong akan diumumkan belakangan. Jadi semuanya sudah klir. Tinggal satu formasi itu nanti pengumumannya menyusul,\" pungkasnya.

Total ada 465 peserta yang dinyatakan lolos. Sembilan formasi dibiarkan kosong. Rinciannya, 3 formasi dokter spesialis dan 6 formasi guru K2. [dny/but]

Tag : cpns

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan