Pegawai Kemenag Jember Dicatut Meme 'PA 212 Dukung Jokowi'

Senin, 15 Oktober 2018 13:39:50
Reporter : Oryza A. Wirawan
Pegawai Kemenag Jember Dicatut Meme 'PA 212 Dukung Jokowi'
Meme yang tersebar di media sosial.

Jember (beritajatim.com) - Kepala Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Muhammad Muslim, menjadi korban pencatutan aksi dukung-mendukung calon presiden di media sosial.

Foto Muslim terpampang dalam sebuah meme di akun Twitter @oliviachairina. Dalam meme itu tertulis kalimat judul dan kutipan seseorang yang bernama Sulaeman, Wakil Ketua EKS 212. Judul meme: PA 212 Muak dengan Prabowo. Kutipan: "Kami Eks 212 mengajak bersama-sama untuk mendukung Jokowi Ma'ruf Amin karena kubu Prabowo hanya akan menurunkan citra dan menghancurkan PA 212". Di sana juga tertulis: Pusat Hoax Nasional.

Dalam akun Twitter @oliviachairina sendiri tertulis cuitan: 'PA 212 udah capek dibohongin sama @prabowo-@sandiuno. Mereka bosan di PHP sama #koalisiPlastik. Akhirnya mereka sadar dan pilih @jokowi yg udah terbukti kinerjanya. KOALISI HANCUR PRABOWO MUNDUR'. Cuitan dengan meme tersebut sudah diretweet sebanyak 202 kali dan disukai 396 akun.

Munculnya meme ini membuat Muslim berang bukan kepalang. "Saya melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu Jember, Jawa Timur, Sabtu (13/10/2018) kemarin. Diterima langsung ketuanya, Pak Tabroni Pusaka. Saya merasa dirugikan dengan adanya foto saya di meme ini, walau pun saya bukan bernama Sulaiman," katanya, Senin (15/10/2018).

"Saya jelaskan kepada Bawaslu, bahwa saya tak terlibat urusan pemilihan presiden. Saya tetap menjunjung tinggi aturan aparatur sipil negara yang netral, dan saya minta laporan saya ini ditindaklanjuti," kata pria yang pernah bekerja sebagai wartawan Harian Radar Madura ini.

Muslim juga tengah berdiskusi dengan pengacara dan akademisi hukum tentang kemungkinan melaporkan persoalan ini kepada kepolisian. "Ini terkait pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik," katanya. [wir/but]

Tag : pilpres 2019

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan