Pelamar Kurang, Rekrutmen CPNS di Ponorogo Akan Diundur

Jum'at, 05 Oktober 2018 17:23:44
Reporter : D. Istimora
Pelamar Kurang, Rekrutmen CPNS di Ponorogo Akan Diundur

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski penerimaan CPNS 2018 telah sepekan lebih dibuka, ternyata baru sekitar seribu pelamar yang masuk ke sistem. Kendala teknis dalam pendaftaran secara online ditengarai jadi penyebabnya. Bahkan, ada rencana waktu penutupan pendaftaran akan diundur.

“Jadi ini verifikasi data sudah dilakukan oleh Pemkab Ponorogo dalam hal ini BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah). Sampai Kamis (4/10/2018) sudah ada seribu sekian pendaftar yang masuk,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono ditemui di Gedung Graha Kridha Praja Pemkab Ponorogo, Jumat (5/10/2018).

Agus menyatakan, karena hal inilah masa pendaftaran yang seharusnya selesai para 12 Oktober 2018 akan diundur sampai 15 Oktober 2018. “Nanti pengumumannya segera kita buat,” ujarnya.

Untuk verifikasi atau penelitian berkas tersebut, lanjut Agus, tim akan memberikan sejumlah toleransi pada hal-hal tertentu. Hal ini dimaksudkan agar cukup banyak peserta yang bisa berpartisipasi. Dengan banyaknya peserta yang berkompetisi diharapkan bisa diperoleh pelamar terbaik yang akan menjadi CPNS di Ponorogo.

“Misal lulusan perguruan tinggi terakreditasi A di tahun 2014, tapi di 2015 akreditasi tidak muncul karena sesuatu hal dna 2016 muncul A lagi, maka kita anggap sepanjang tahun tersebut akreditasinya A,” ujar Agus.

Namun untuk kelengkapan administrasi, toleransi ini tidak berlaku. Misalnya pendaftar yang melampirkan ijazah fotokopi dan bukan asli namun discan maka akan dicoret.

Untuk pendaftar dari lulusan cumlaude disebutkan cukup banyak juga jumlahnya. Sedangkan untuk pendaftar dari warga difabel sudah ada tiga hingga empat orang atau sesuai kuotanya yang sebesar 1 persen. Formasi CPNS di Ponorogo sendiri adalah 356 buah dengan 40 persen formasi untuk posisi guru sekolah.

Agus Pramono sempat mengatakan, pelamar di CPNS di Ponorogo diperkirakan akan membludak. Jumlahnya bisa mencapai sekitar 14 ribu orang. Hal ini karena Kota Madiun memberlakukan nilai 3,0 kepada calon pelamar yang ingin mendaftarkan diri sebagai peserta tes CPNS 2018. [dil/but]

Tag : cpns

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan