Pemkab Bojonegoro Defisit Anggaran Rp 272,3 Miliar

Selasa, 02 Oktober 2018 17:34:19
Reporter : Tulus Adarrma
Pemkab Bojonegoro Defisit Anggaran Rp 272,3 Miliar

Bojonegoro (beritajatim.com) - Dalam pembahasan rancangan peraturan daerah Kabupaten Bojonegoro tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun anggaran 2018 Pemkab Bojonegoro mengalami defisit anggaran sekitar Rp272,3 Miliar, Selasa (2/10/2018).

Dalam laporan yang dibacakan Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto menyebutkan, sisi belanja daerah diperkirakan sebesar Rp3,7 Triliun atau baik 7,79 persen dibandingkan dengan belanja sebelum perubahan sebesar Rp3,361 Triliun.

Sedangkan sisi pendapatan daerah sesuai pembahasan antara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Tim Anggaran Pemkab Bojonegoro tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2018 sebesar Rp3,350 Triliun. Jumlah tersebut turun 1,04 persen dari APBD 2018 yang sebesar Rp3,385 Triliun.

"Dengan begitu terjadi penurunan pendapatan sebesar Rp35,168 miliar," ujar Budi Irawanto saat pembacaan P-APBD tahun 2018 dihadapan jajaran Pemkab dan anggota DPRD Bojonegoro.

Sehingga untuk mengatasi defisit anggaran tersebut, beberapa pagu anggaran bagi OPD harus dipangkas. Diantaranya, Dinas PKP Cipta Karya pergeseran sebesar Rp200 juta untuk rehab ruang kerja bupati. Dinas Pendidikan, pergeseran anggaran untuk pembangunan gedung MI Islamiyah Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo sebesar Rp75 juta.

Mts Muhammadiyah Desa Cangakan, Kecamatan Kanor, dari mebeleur digeser ke pavingisasi halaman sebesar Rp100 juta, SDN Megale 2, Kecamatan Kedungadem dari RKB digeser ke pavingisasi dan pagar.

Dinas PU Bina Marga untuk Pembangunan jalan cor beton poros Kecamatan Kalitidu (perbatasan Kalitidu – Ngasem) Desa Jumput sebesar Rp1 miliar, digeser ke, pembangunan saluran drainase jalan PUK Sugihwaras – Kedungadem dukuh Peren RT 4 RW 1 Desa Trate Kecamatan Sugihwaras sebesar Rp200 juta rupiah.

Pembangunan saluran drainase jalan Kapas – Sampang Desa Sukosewu Kecamatan Sukosewu sebesar Rp200 juta, pembangunan saluran drainase jalan Nglinggo – Kedungadem (PUK) Desa Banjarjo Kecamatan Sumberrejo sebesar Rp200 juta.

Pembangunan saluran drainase jalan Sroyo – Nglinggo (PUK) Desa Karangdinoyo Kecamatan Sumberrejo sebesar Rp200 juta, dan Pembangunan TPT jalan Gunungsari – Kepohbaru (jalan PUK) Desa Simorejo Kecamatan Kepohbaru sebesar Rp200 juta.

Selain itu, juga pergeseran anggaran di BPKAD, Bappeda, Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, RSUD Sumberrejo, Sekretariat DPRD Dan Bagian Kesra Pemkab Bojonegoro.

Sementara, pergeseran dengan perubahan pagu anggaran pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga, pemeliharaan Lapangan SMT untuk lomba panahan sebesar Rp101,25 juta dan pemeliharaan gedung olahraga SMT untuk lomba Judo sebesar Rp112, 25 juta, dialihkan ke Dinas Pendidikan dan pemeliharaan gedung Serbaguna untuk lomba Angkat Besi / Angkat Berat / Bina Raga sebesar Rp56,275 juta.

Pergeseran alokasi anggaran dari belanja bantuan keuangan sebesar Rp132, 8 juta ke belanja hibah. "Dengan mencermati hasil Pandangan Akhir Fraksi-fraksi DPRD maka hendaknya Pemerintah Daerah perlu mengoptimalkan sektor sumber pendapatan," ujar Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Bojonegoro, Suyuthi. [lus/but]

Tag : pemkab bojonegoro

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan