Nasional Buka 238.015 Lowongan

Kabupaten Ponorogo Dapat Jatah 358 Lowongan CPNS

Jum'at, 14 September 2018 10:51:09
Reporter : D. Istimora
Kabupaten Ponorogo Dapat Jatah 358 Lowongan CPNS
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 358 lowongan CPNS akan menjadi jatah Ponorogo dari 238.015 lowongan CPNS di sleuruh Indonesia.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada kejelasan formasi yang dibuka, jumlah tenaga di masing-masing formasi serta jenjang pendidikan yang harus dibutuhkan.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait berbagai hal teknis pada proses pendaftaran dan penerimaan CPNS ini.

Ipong mengatakan, beberapa hari yang lalu ia telah mengutus Sekda Agus Pramono untuk menanyakan sejumlah persoalan terkait hal ini.

“Kalau jatah Ponorogo ada 358 CPNS. Nah, saat ini kita sedang meng-clear-kan dengan provinsi untuk beberapa hal seperti tempat ujian nanti sampai dengan anggaran dari pelaksanakaan ujian CPNS,” ungkap Ipong, Jumat (14/9/2018).

Dikatakannya, di Jawa Timur yang tediri dari 38 kabupaten dan kota dibagi sembilan kelompok untuk pelaksanaan tes. Setiap lokasi akan diisi empat hingga lima kabupaten kota dengan masing-masing peserta ujian.

“Perkiraan yang ikut ujian dari masing-masing kabupaten/kota ada 20 ribu peserta ujian dan ada empat atau lima kabupaten di tiap kelompok. Dengan begitu ada sekitar 80 ribu sampai 100 ribu peserta. Lalu kalau Ponorogo tempatnya di mana? Katakan di Kota Madiun, lalu tempatnya di mana yang menampung sebanyak itu,” ujar Ipong.

Koordinasi juga dilakukan terkait teknis proses penerimaan CPNS 2018 tersebut. Ipong menyebut dalam surat yang dikirimkan Kemenpan-RB belum ada lampiran petunjuk pelaksanaan alias juklaknya.

Hal yang juga ditanyakan adalah anggaran untuk proses penerimaan itu sendiri. “(Pemerintah) Pusat hanya menyebut kita (Pemkab Ponorogo) dapat jatah 358 lowongan. Mungkin akan diumumkan tangga 19 (September) ini. Terus anggaran pelaksanaan dari mana, apakah dari pusat, atau provinsi, atau daerah? Atau kalau di Kota Madiun (lokasi ujian), apakah ditanggung oleh Kota Madiun? Itu belum jelas,” kata Ipong.

“Karena jujur, kita belum punya anggaran lo untuk rekrutmen CPNS ini. Tapi kalau memang harus diadakan (oleh Pemkab Ponorogo) ya nanti kita adakan mendahului PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) seperti pada kasus penyediaan anggaran untuk pilkada ulang di Sampang bberapa hari yang lalu,” ulas Ipong. [dil/ted]

Tag : kabupaten ponorogo, lowongan, cpns

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan