Persiapan PSU Sampang, Komisi I Panggil KPU dan Bawaslu

Kamis, 13 September 2018 22:54:17
Reporter : Zamachsari
Persiapan PSU Sampang, Komisi I Panggil KPU dan Bawaslu

Sampang (beritajatim.com) - Komisi 1 DPRD Kabupaten Sampang memanggil KPU serta Bawaslu setempat. Hal itu guna mengetahui sejauh mana kesiapan proses PSU (pemungutan suara ulang) Pilkada Sampang yang hanya dijatah selama 60 hari pasca putusan MK. Putusan tersebut pada Rabu, 5 September 2018 lalu.

Namun, sebelum menginjak pada tahapan PSU, Komisi I yang dikomandani Aulia Rahman menyayangkan kinerja penyelengara pemilu yang dinilai hanya menghamburkan uang rakyat dalam pelaksanaan Pilkada Sampang kemarin.

"Sebenarnya kami kecewa kepada KPU karena tidak sanggup menyajikan penggunaan anggaran saat pelaksanaan pilkada kemarin. Kalau anggaran PSU kan masih proses, jadi wajar kalau belum bisa disajikan. Bahkan tadi seakan-akan menyalahkan keputusan MK karena KPU merasa benar menurut versinya," kata politisi Partai Demokrat ini usai melakuman dialog dengan Komisioner KPU dan Bawaslu di ruang rapat gedung dewan, Kamis (13/9/2018).

Lanjut Aulia, Bawaslu sendiri menurutnya sudah melaksanakan tugasnya secara maksimal meski kenyataannya di bawah masih ada kelemahan dan adanya beberapa temuan pelanggaran. "Bawaslu masih kurang terjun ke bawah untuk melakukan koordinasi dan pemantauan lapangan ditambah rekrutmen petugas terkesan asal-asalan," imbuhnya.

Menangapi komentar Komisi I, Komisioner Bawaslu Sampang, Insiatun mengatakan, terjadinya PSU pada Pilkada 2018 kemarin untuk dijadikan bahan evaluasi dan intropeksi ke depannya. "Sehingga apabila ada data ganda serta semacamnya, silahkan waktu masa tahapan pencoklitan dan pemutakhiran yang dilaksanakan KPU, harap disampaikan kepada petugasnya. Karena hal itu yang terpenting dari amar putusan MK," kata Insiatun.

"Nanti kami maksimalkan dari Panwascam dan stafnya untuk mengetahui teknis KPU yang akan dilaksanakan agar nantinya data bisa valid dan logis. Kemudian yang kami harapkan dari pencermatan dan pemutakhiran DPT secara konkrit harus akurat, akuntabel dan keaktifan semua masyarakat untuk melihat nama mereka masing-masing," paparnya.

Sementara Ketua KPU Sampang, Syamsul Muarif mengatakan bahwa saat ini pihaknya melakukan rapat kerja dengan Komisi I berkenaan dengan persiapan PSU serta evaluasi pelaksanaan dan penggunaan anggaran Pilkada 2018 kemarin.

"Kami juga diminta menyampaikan laporan serapan anggaran yang disusun dalam bentuk tertulis baik pada pilkada maupun rencana PSU. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, dalam hal ini kami tidak menyalahkan siapapun, melainkan hanya intropeksi untuk memperbaiki apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan pada saat pilkada kemarin," tandasnya. [sar/suf]

Tag : pilkada sampang

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan