Di Rumah Gus Dur, Prabowo Cium Tangan Sinta Wahid

Kamis, 13 September 2018 17:02:03
Reporter : Hendra Brata
Di Rumah Gus Dur, Prabowo Cium Tangan Sinta Wahid

Jakarta (beritajatim.com) - Bakal Calon Presiden yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya, Prabowo Subianto siang ini berkunjung ke kediaman mendiang mantan Presiden Republik Indonesia ke 4 KH Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.

Kehadiran Prabowo disambut hangat oleh putri mendiang Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau yang akrab disapa Yeni Wahid. Di halaman rumah, isteri mendiang Gusdur Sinta Nuriyah Wahid terlihat sudah menanti.

Sembari membungkukkan badan, Prabowo lalu mencium tangan Shinta yang duduk di kursi roda. Shinta tersenyum. Begitu pula Yenny, dan mereka yang ada di sana menyaksikan momen tersebut. Prabowo, Shinta, Yenny lalu berbincang secara tertutup di dalam rumah.

Kepala Departemen Informasi Publik dan Media DPP Partai Gerindra, Ariseno Ridhwan menjelaskan bahwa kehadiran Prabowo berkunjung ke kediaman keluarga almarhum Gus Dur adalah bentuk silaturahmi yang selama ini telah terwujud.

"Kehadiran Pak Prabowo ke kediaman keluarga almarhum Gus Dur untuk bersilahturahmi. Karena silaturahmi dan kedekatan dengan keluarga almarhum Gus Dur telah terjalin sangat lama," kata Ariseno di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Selain itu Ariseno juga menjelaskan, sikap Prabowo yang langsung mencium tangan ibu Sinta Wahid merupakan bentuk penghormatan yang tinggi kepada isteri Presiden ke-4 itu yang juga merupakan tokoh penting dalam organisasi islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama.

"Itu adalah wujud penghormatan kepada keluarga Gus Dur, isteri Presiden RI ke-4, serta tokoh Nahdlatul Ulama ormas islam terbesar di Indonesia," imbuhnya.

Sebelum Prabowo, bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno juga sudah mengunjungi kediaman Shinta Wahid. Seperti halnya Prabowo, kala itu Sandiaga pun mencium tangan Shinta sebagai rasa hormat.

Prabowo diketahui juga sempat berziarah ke makam Gus Dur dan pendiri Nahdlatul Ulama Hasyim Asy'ari di Jombang, Jawa Timur. Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pendiri NU yang berjasa terhadap perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan. [hen/but]

Tag : pilpres 2019

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan