GMNI Jember Demo Tuntut Pemberantasan Buta Aksara

Senin, 10 September 2018 13:30:38
Reporter : Oryza A. Wirawan
GMNI Jember Demo Tuntut Pemberantasan Buta Aksara

Jember (beritajatim.com) - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berunjuk rasa memperingati Hari Aksara Internasional di halaman gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Senin (11/9/2018).

Mereka menuntut penuntasan program melek aksara dan pemberantasan buta aksara.

Mereka juga beraksi di kantor Pemkab Jember dan membakar kertas-kertas yang dibawa saat aksi. Ketua GMNI Jember Ilham Firdauziar mendesak Pemkab Jember berkomitmen menuntaskan permasalahan buta aksara dengan mengoptimalkan program yang telah direncanakan. "Kami meminta transparansi alokasi anggaran tentang pengentasan buta aksara," katanya.

GMNI juga meminta pemerintah membenahi sarana dan prasarana infrastruktur penunjang pendidikan. "Buta aksara terjadi karena faktor internal dan eksternal. Faktor eksternalnya salah satunya adalah infrastruktur," kata Ilham, menyebut salah satu sekolah dasar di Jember yang butuh perbaikan fisik, namun masih juga belum terealisasi.

GMNI juga mendesak agar pemerintah memperhatikan nasib guru. "Kami meminta pemerintah agar menuntaskan persoalan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap secara beradab dan proposional," jelas Ilham.

Ilham sudah berkomunikasi dengan legislatif. "Dua kali pemanggilan (undangan), Dinas Pendidikan tidak hadir. Selama dua pekan ini kami akan berkomunikasi lagi agar ada audiensi. Kalau tidak ada audiensi, kami akan terus melakukan aksi," jelasnya. [wir/ted]

Tag : demo jember

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan