Kapolres Jember Ingin Suara Konsumen Ojek Didengar

Jum'at, 10 Agustus 2018 12:18:39
Reporter : Oryza A. Wirawan
 Kapolres Jember Ingin Suara Konsumen Ojek Didengar
AKBP Kusworo, Kapolres Jember

Jember (beritajatim.com) - Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo mengatakan, mediasi ojek online (ojol) dan angkutan transportasi umum  konvensional akan dilakukan lagi di kantor pemerintah daerah setempat, Senin (13/8/2018).

"Kami juga akan menyuarakan agar ada pihak yang bisa merepresentasikan warga, mungkin lembaga konsumen, untuk hadir dalam pertemuan itu. Dengan demikian ini tidak hanya antara angkutan online dan konvensional, tapi juga warga (ikut menyuarakan aspirasi soal konflik ojek online dan konvensional)," kata Kusworo.

Mediasi kembali dilakukan karena 14 paguyuban ojek online roda dua dan empat menolak deklarasi damai yang dicetuskan di Mapolres, Rabu kemarin. Mereka merasa tidak pernah terwakili dalam pembahasannya dan dirugikan dengan isinya.

"Mereka menyampaikan bahwa dalam pertemuan itu (dengan peserta) yang diundang Dinas Perhubungan, tidak semua mewakili angkutan online roda dua maupun roda empat. Mereka ingin diacarakan lagi forum yang merepresentasikan semua pihak," kata Kusworo.

Para pengemudi ojek online berharap pertemuan itu mengundang nama-nama perwakilan resmi yang diajukan 14 paguyuban. [wir/ted]  

Tag : ojek online

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan