Curi 400 Bata Putih, Juragan Rongsokan Diringkus Polisi

Rabu, 16 Mei 2018 17:57:10
Reporter : Deni Ali Setiono
Curi 400 Bata Putih, Juragan Rongsokan Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com)- Petualangan Kastari (48) warga Desa Temuireng, Kecamatan Dawar Blandong, Mojokerto berakhir di penjara. Pasalnya, Kastari alias gendut diringkus polisi karena kedapatan mencuri 400 bata putih, dan 18 balok kayu jati milik Fahmil Haq warga Desa Betoyo, Kecamatan Manyar, Gresik.

Kapolsek Bungah, AKP Achmad Said mengatakan, pencurian ini sudah berlangsung sebulan. Pelaku yang sebelumnya menempati lokasi pengepulan barang bekas milik korban.

"Saat kami periksa pelaku mengangkut barang curian ke mobil pick up ke rumahnya di Mojokerto, Rabu (16/05/2018).

Menurut Achmad Said, sebelum ditangkap. Lokasi pengepulan barang bekas dulunya milik pelaku. Tetapi, setelah itu dijual ke korban senilai Rp 4

"Melihat sudah tidak ditempati lagi, pelaku lalu diam-diam mengambil ratusan bata putih dan belasan balok kayu jati milik korban ," paparnya.

Achmad Said menambahkan, jika ditaksir barang-barang yang dicuri pelaku nilainya mencapai Rp 17 juta.

"Barang yang dicuri pelaku tidak dibawa ke tempat lain melainkan dipindahkan ke gudang milik pelaku," tambahnya.

Di hadapan petugas, Kastari mengaku ratusan bata putih itu dulu miliknya. Dia merasa hanya menjual gubuknya saja. Untuk bata putihnya dia merasa masih miliknya.

"Kalau kayunya memang punya orangnya. Tapi kalau bata putihnya itu kan bekas milik saya sendiri," tuturnya.

Atas perbuatanya itu, tersangka telah dijebloskan ke dalam tahanan. Kastari pun terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian barang milik orang lain, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. [dny/ted]

Tag : pencurian, mojokerto

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan