Cari TKW Hilang, Disnaker Malang Surati Kemenlu

Selasa, 17 April 2018 11:30:11
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Cari TKW Hilang, Disnaker Malang Surati Kemenlu

Malang (beritajatim.com) - Guna melacak keberadaan pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKW yang hilang kontak di Taiwan selama 18 tahun, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, mulai memgirim surat ke Direktorat Perlindungan dan BHI Kemenlu RI. Hal itu terkait hilangnya Juariyah (45), TKW asal Dusun Sidomukti, Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Penempatan PMI dari Disnaker Kabupaten Malang, Achmad Junaidi mengatakan, pihaknya segera berkirim surat ke Direktorat Perlindungan dan BHI Kemenlu RI di Jakarta. Itupun harus ada dukungan surat  pengaduan keluarga dan juga diketahui Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Laporan itu sebagai bahan acuhan kami ke kantor  Direktorat Perlindungan dan BHI Kemenlu RI di Jakarta. Selanjutnya juga harus dilengkapi bukti-bukti, seperti kronologis  termasuk PPTKIS yang memberangkatkan,” beber Junaidi Selasa (17/4/2018).

Sementara itu, Holili (49) kakak kandung Juariyah menjelaskan, adiknya berangkat pertama kali ke Taiwan pada tahun 1999 lalu. Selanjutnya pada tahun 2000, Juariyah yang sudah dikaruniai satu anak bernama Soleh ini ambil cuti selama satu bulan sebelum akhirnya kembali lagi ke Taiwan.

"Pada tahun 2001, Juariyah kirim surat. Selanjutnya sekitar tahun 2002 juga sempat kirim uang sebesar Rp 10 juta untuk beli sepeda motor anaknya. Setelah itu hilang kontak, sampai sekarang tak pernah komunikasi lagi,” ujar Holili dengan wajah cemas.

Informasi sebelumnya, Juariyah pamit bekerja di Taiwan melalui salah seorang petugas lapangan Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) dan selanjutnya disalurkan ke PT.Bumen Jaya di Jakarta. Ketika berangkat, usia Juariyah masih 27 tahun.

Juariyah menikah dengan Juhari dengan satu anak bernama Soleh yang kala itu masih usia 10 tahun, namun mereka bercerai. Selanjutnya menikah lagi dengan laki-laki lain yang masih bertetangga. Kini, Soleh anak kandung Juariyah sudah berusia 28 tahun. Kepulangan Juariyah sangat dirindukan Soleh yang kini sudah menikah dan dikaruniai satu anak. Sedang Satirah (68) ibu kandung Juariyah juga dalam kondisi sakit setelah Kamaluddin (70) ayah kandung Juariyah, meninggal dunia beberapa pekan lalu. (yog/kun)

Tag : tki, tkw, malang

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan