Ini Cara KPU Pamekasan Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018

Senin, 16 April 2018 15:40:32
Reporter : Samsul Arifin
Ini Cara KPU Pamekasan Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018

Pamekasan (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mekaksanakan berbagai program dan terus menggencarkan sosialisasi pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Rabu (27/6/2018) mendatang.

Dari berbagai program yang mereka gagas, di antaranya pelaksanaan Jalan-Jalan Sehat (JJS) bersama masyarakat yang digelar di area alun-alun kota Pamekasan Monumen Arek Lancor, Minggu (8/4/2018) pagi. Mereka sosialisasikan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten, sekaligus mengantisipasi golongan putih alias golput.

Jauh sebelum pelaksanaan JJS kali ini, KPU Pamekasan juga sempat melakukan kegiatan serupa yang digelar di depan Gedung Serbaguna Jl Kabupaten, beberapa waktu lalu. Dalam kegiatan tersebut tampak badir ratusan masyarakat yang bakal menjadi pemilih pada pelaksanaan pilkada mendatang.

Tidak hanya itu, mereka juga kerap melaksanakan sosialisasi di berbagai kegiatan lain yang melibatkan banyak massa. Mulai dari kegiatan di lembaga pendidikan hingga titik keramaian yang melibatkan massa sebagai upaya untuk menekan angka golput.

"Beberapa kali kita mencoba melakukan sosialisasi pilkada serentak yang dikemas dalam program JJS, sedikitnya sudah tiga kali kita melakukan program JJS di dua titik berbeda. Baik di Arek Lancor maupun di Jl Kabupaten," kata Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah, Senin (16/4/2018).

Pihaknya juga melibatkan berbagai kalangan pemuda untuk berpartisipasi mensosialisasikan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati maupun pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Jawa Timur. "Dengan melibatkan sejumlah komunitas pemuda kita harapkan bisa menarik simpati para pemuda maupun pemilih pemula untuk berperan aktif mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak," ungkapnya.

"Tapi yang tidak kalah penting, tentunya terciptanya pelaksanaan pilkada serentak di Pamekasan agar tetap aman dan kondusif. Termasuk juga meningkatkan peran serta masyarakat khususnya pemuda agar mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten di Pamekasan," imbuhnya.

Terlebih dalam program sosialisasi tersebut, pihaknya juga melibatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Pamekasan. Masing-masing paslon Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur) maupun paslon KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah), termasuk juga para tim pemenangan hingga simpatisan kedua paslon.

Apalagi juga tampak hadir jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pamekasan, khususnya beberapa instansi terkait yang berhubungan erat dalam proses pelaksanaan pilkada serentak. Seperti Bawaslu Pamekasan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Pamekasan, TNI-Polri serta jajaran instansi lainnya.

Pria yang akrab disapa Hamzah juga mengajak seluruh elemen khususnya para paslon maupun pendukung dan simpatisan untuk bersama-sama komitmen merealisasikan pilkada damai seperti yang sudah disepakati bersama dalam ketiatan deklarasi kampanye damai yang digelar beberapa waktu lalu.

"Mari kita sukseskan Pilkada 2018 kali ini bersama-sama, jangan ada berita hoax dan sentimen-sentimen antara kedua paslon yang berujung konflik bagi semua pendukung maupun simpatisan. Khusus bagi semua pendukungnya agar pagelaran Pilkada 2018 berjalan sesuai apa yang kita inginkan bersama," harapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak semua elemen khususnya pemilik hak suara untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak sebagai momentum terbaik dalam memilih kandidat yang akan menjadi pilihan. "Mari pada tanggal 27 Juni 2018 kita bersama-sama mendatangi TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk menyalurkan hak pilih kepada salah satu dari kedua paslon bupati dan wakil bupati yang akan didukung," jelasnya.

Selama ini pihak penyelenggara pemilu memang intens melakukan sosialisasi penyelenggaraan pilkada serentak yang akan digelar dua bulan kedepan, termasuk juga sosialisasi melalui berbagai banner maupun baliho pilkada yang diletakkan dan disebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Termasuk juga Alat Peraga Kampanye (APK) Pilbup Pamekasan maupun Pilgub Jatim 2018.

Selain melalui program Jalan Sehat maupun pengumuman pelaksanaan melalui banner dan baliho, sosialisasi juga kerap dilakukan di berbagai lembaga pendidikan maupun pesantren. Para siswa maupun para santri yang sebagian besar merupakan pemilih pemula diajak untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak 2018 mendatang.

"Memang selain sosialisasi melalui program JJS maupun pemasangam banner dan baliho, kami juga melakukan sosialosasi bagi para pemilih pemula. Khususnya para pemilih yang berasal dari lembaga pendidikan, baik sekolah maupun pesantren. Bahkan hal itu intens kita lakukan demi memaksimalkan suksesnya pelaksanaan pilkada mendatang," sambung Hamzah.

Pada pelaksanaan pilkada serentak 2018, tercatat sebanyak dua pasangan calon yang akan bersaing untuk terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan periode 2018-2023. Masing-masing paslon Berbaur dan paslon Kholifah.

Kedua paslon tersebut didukung delapan partai politik (parpol) berbeda, empat parpol pendukung paslon Berbaur meliputi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara paslon Kholifah didukung empat parpol lainnya, meliputi Partai Demokrat (PD), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Termasuk satu parpol lain yang tidak memiliki kursi di legislatif, yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). [pin/kun]

Tag : pilkada pamekasan, kpu

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan