Satpol PP Gresik Terbaik Dalam Penanganan Konflik Sosial

Senin, 19 Maret 2018 14:45:48
Reporter : Deni Ali Setiono
Satpol PP Gresik Terbaik Dalam Penanganan Konflik Sosial

Gresik (beritajatim.com)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendapat nilai terbaik dalam pelaporan aksi terpadu dan penanganan konflik sosial se-Kabupaten Jawa Timur.

Atas dasar itu, Satpol PP Gresik mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo saat Upacara apel siaga HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-68  dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-56 tahun 2018 Jawa Timur, Senin (19/3/2018) do Kantor Pemkab Gresik. 

Selain Kabupaten Gresik, ada dua kabupaten lain yang ikut menerima penghargaan serupa yaitu Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Situbondo. 

Penghargaan lain yang diterimakan Gubernur Jatim yaitu Penghargaan Satya Lencana Karya Satya yaitu piagam kesetiaan kepada anggota Satol PP yang telah setia bertugas selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.

Di HUT tersebut diikuti oleh 250 orang, dan sekitar 1800 orang pasukan yang tersusun dalam 52 pleton. Juga unsur dari TNI, dan Polri.

Selain Bupati dan Walikota se-Jawa Timur, anggota Forkopimda Gresik hadir juga Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin dan Kasdam V / Brawijaya Brigjen TNI Widodo Iryansyah.  

"Dalam menjalankan tugas menjaga dan melindungi masyarakat, Satpol PP dan Satlinmas harus tetap berpedoman pada aturan yang ada," ujar Soekarwo.

Ia menambahkan, dirinya meminta kepada gubernur agar mengkoordinasikan bupati, walikota di daerah masing masing untuk mengambil langkah- langkah antisipasi.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja dan dedikasi tinggi personil Satpol PP dan Satlinmas. Inilah semangat korps yang harus terus menerus kita tumbuh kembangkan bersama, walaupun berbeda budaya dan daerah tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu sebagai garda terdepan di daerah dalam menegakkan peraturan daerah dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman serta perlindungan masyarakat," pungkasnya. [dny/ted]

Tag : gresik

Berita Terkait

Komentar

Kanal Politik & Pemerintahan