Perpustakaan Nasional Lakukan Laminisasi Kitab Kuno di Pamekasan

Rabu, 14 Maret 2018 03:26:02
Reporter : Samsul Arifin
Perpustakaan Nasional Lakukan Laminisasi Kitab Kuno di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) - Petugas Perpustakaan Nasional Kemenag RI melakukan proses pelestarian beberapa kitab kuno melalui program laminisasi fisik di Perpustakaan Raden Umro Pondok Pesantren Azzubair Sumberanyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Selasa (13/3/2018).

Proses pelestarian dilakukan dengan menerapkan beberapa cara, meliputi proses deasidifikasi berupa penghilangan keasaman kertas dengan menggunakan bahan kimia tertentu hingga proses laminisasi dengan menggunakan tisu khusus yang ditempel di permukaan naskah.

"Tisu yang kita gunakan merupakan tisu impor berbentuk transparan, selain bisa melindungi fisik naskah dari kerusakan juga tidak akan menghilangkan naskah. Tulisannya masih bisa dibaca, begitu pula watermark dalam kertas yang menjadi ciri dan penanda tahun penggunaan," kata Koordinator Preservasi Perpustakaan Nasional Kemenag RI Haris Riyadi.

Proses terakhir berupa penjilidan ulang dengan menyalin ke format buku elektronik, proses penjilidan dilakukan dengan cara membuat sampul baru dengan tidak menghilangkan sampul asli. Sehingga keaslian naskah kuno tetap terpelihara. "Penyalinan ke buku elektronik dilakukan dengan program khusus demi menjaga kelestarian naskah, sehingga siapapun bisa membaca naskah kuno ini," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tidak semua naskah kuno dilaminasi, tapi proses pelestarian hanya diprioritaskan untuk beberapa naskah dengan status kuno berdasar tahun penulisan dan jenis kertas yang digunakan. "Usia naskah kuno yang ada di perpustakaan ini diperkirakan mencapai 400 hingga 500 tahunan," jelasnya.

Tercatat sebanyak 133 kitab yang terdiri dari 520 naskah yang masuk dalam program laminasi naskah kuno, semuanya menggunakan kertas daluwang dan kertas Eropa dengan tulisan tangan. "Dilihat dari jenis kertas yang ada di perpustakaan (Raden Umro) ini, jenis yang digunakan kertas daluwang (kertas dari serat kayu) yang lazim dipakai pada tahun 1400 masehi," pungkasnya.

Dari berbagai jenis kitab yang notabene naskah kuno di Perpustakaan Raden Umro Pondok Pesantren Azzubair Sumber Bungur, terdapat beberapa kitab filsafat dan ilmu falak (astronomi). Selain itu juga terdapat beberapa kitab keagamaan konvensional, seperti fiqhih, nahwu dan lainnya. [pin/suf]

Tag : perpustakaan

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan