Resepsi HPN Sumenep, Ketua PWI dan Bupati Sepakat Jaga NKRI

Selasa, 13 Februari 2018 14:10:51
Reporter : Temmy P.
Resepsi HPN Sumenep, Ketua PWI dan Bupati Sepakat Jaga NKRI

Sumenep (beritajatim.com) - Pers dinilai mampu menjadi alat pemersatu bangsa, dalam menghadapi ancaman perpecahan bangsa.

"Pers sebagai pemersatu bangsa. Itu yang disampaikan Presiden RI Jokowi saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang," kata Ketua PWI Sumenep, Moh. Rifai, Selasa (13/02/2018) saat peringatan HPN 2018 di Sumenep dan hari ulang tahun ke-72 PWI.

Ia menjelaskan, tantangan saat ini adalah menjamurnya berita-berita 'hoax', seiring dengan semakin majunya teknologi.

"Berita 'hoax' itu bukan dari media 'mainstream', melainkan dari media-media sosial. Ini memang menjadi tantangan terbesar insan pers," ujarnya.

Ia menandaskan, kekuatan media massa yang profesional adalah berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. "Bagi wartawannya, ada proses uji kompetensi. Dan untuk PWI Sumenep, Alhamdulillah semua anggotanya sudah lulus uji kompetensi wartawan," ungkapnya.

Sementara Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengaku sepakat untuk ikut menjaga keutuhan NKRI. "Wartawan dan pemerintah harus sejalan untuk tugas menjaga keutuhan NKRI," tandasnya.

Selain itu, Bupati juga meminta agar insan pers ikut berperan melawan radikalisme. Persoalan radikalisme harus menjadi perhatian semua pihak, tidak terkecuali wartawan.

"Saya tidak perlu lagi bicara profesionalisme, krn saya percaya, wartawan di Sumenep sudah profesional. Saya tidak perlu bicara agar wartawan membela masyarakat, karena semua juga bagian dari masyarakat. Yang perlu saya ingatkan adalah melawan radikalisme. Dan ini tanggung jawab kita bersama," ucapnya.

Peringatan HPN 2018 dan hari ulang tahun ke- 72 PWI di PWI Sumenep juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh ketua PWI Sumenep. (tem/kun)

Tag : hpn, wartawan, pwi sumenep

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan