Dugaan Pencatutan Dukungan Calon Independen di Sampang Terus Bergulir

Kamis, 07 Desember 2017 21:31:33
Reporter : Zamachsari
Dugaan Pencatutan Dukungan Calon Independen di Sampang Terus Bergulir

Sampang (beritajatim.com) - Dugaan pencatutan nama petinggi partai beserta nama komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Madura dalam persyaratan dukungan calon independen atas nama Rico dan Wasil terus bergulir. Dugaan itu direspons oleh Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU setempat Miftahur Rozaq.

Pihaknya berjanji akan melakukan langkah tegas sesuai dengan tahapan PKPU N‎omor 3 Tahun 2017 khususnya pasal 18 yang menegaskan, dalam formulir B-1 KWK perseorangan terdapat pendukung yang berstatus TNI, Polri, PNS, Penyelenggara pemilu, kepala desa dan perangkat desa tidak memperbolehkan ikut serta dalam pesta demokrasi.

"Dukungan dengan pencatutan nama petinggi partai akan ditindaklanjuti verifikasi faktual yang akan dilakukan perangkat KPU di tingkat Desa /PPS. Mulai tanggal 12-25 Desember," terang Miftahur Rozaq, Kamis (7/12/2017).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Rozaq ini menjelaskan, saat verifikasi faktual dibekali beberapa form terhadap pendukung yang sudah kadung terdaftar di form B-1. Misalkan pada kenyatannya yang bersangkutan tidak mendukung mengisi surat pernyataan yang sudah disediakan bahwa yang bersangkutan tidak mendukung.

"Kemudian seluruh dukungan hasil verifikasi faktual mengurangi jumlah minimal bakal calon bupati memperbaiki minimal dua kali lipat kekurangan dan jumlah minimal, kemudian diverifikasi faktual kembali. Misal awalnya 62 ribu ketika diverifikasi menjadi 50 ribu, maka yang bersangkutan harus memperbaki dua kali kekurangan itu," tegasnya.

Menyikapi dugaan pencatutan nama komisioner itu? Menurut Rozaq prinsipnya masing-masing pribadi akan menyampaikan klarifikasi. Karena sifatnya personal. Maka dari itu, pihaknya memohon kepada masyarakat ikut bersama-sama memantau dan mengawasi kinerja KPU hingga tingkat bawah.

”Kerjasama masyarakat bawah yang didatangi PPS supaya berbicara maksimal. Sehingga kalau mendukung ya mendukung, kalau tidak ya tidak," pungkasnya. [sar/but]

Tag : pilkada sampang

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan