Penghentian Pengerjaan Pipa Gas Gresem Dilakukan Jika Izin Lengkap

Kamis, 12 Oktober 2017 14:55:16
Reporter : Tulus Adarrma
Penghentian Pengerjaan Pipa Gas Gresem Dilakukan Jika Izin Lengkap

Bojonegoro (beritajatim.com) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Gunawan mengatakan, penghentian aktifitas pengerjaan pipa gas Gresik - Semarang (Gresem) akan dicabut jika proses perizinannya sudah lengkap.

"Kalau mereka sudah mengantongi proses perizinannya maka aktifitas bisa dilakukan kembali," ujarnya, Kamis (12/10/2017).

Pengerjaan penanaman pipa gas Gresik - Semarang (Gresem) yang melintasi wilayah Kabupaten Bojonegoro tersebut dikerjakan oleh Pertamina Gas (Pertagas) dan kontraktor Konsorsium Wijaya Karya-Rabana-Kelsri (KWRK).

Menurut Gunawan, saat ini pengerjaan yang dilakukan di Wilayah Kabupaten Bojonegoro tersebut belum ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sedangkan, lanjut dia, harusnya setiap kali pengerjaan harus ada IMB, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

"Saat penghentian pengerjaan di lokasi tidak ada pembelaan dari konsorsium pengerjaan karena mereka sudah menyadari kalau belum ada izinnya," jelasnya.

Sekadar diketahui, pengerjaan penanaman pipa gas Gresik - Semarang yang melintas di Kabupaten Bojonegoro saat ini ada dua titik. Yakni di Kecamatan Gayam dan kecamatan Padangan. "Sekarang di lokasi sudah kita pasang plang peringatan penghentian pengerjaan sementara," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto, mengatakan, sampai saat ini diketahui, dalam pengerjaan pipa gas yang melintas di Bojonegoro, belum ada izin mendirikan bangunan (IMB). Bahkan, sejak akhir 2016, Pertagas baru memproses izin bak kontrol pada lokasi penanaman pipa.

""Pengerjaan pipa ini harus jelas dampak lingkungannya bagaimana di masyarakat, jangan asal mengerjakan dengan alasan proyek nasional," ujar Sukur saat melakukan hearing bersama Komisi A, dan C, Pertagas dan kontraktor pipanisasi gas Gresem di ruang pertemuan gedung DPRD, Senin lalu

Humas Pertagas, Hernianda, mengatakan, dalam mengerjakan proyek negara di sebuah daerah pihaknya tidak akan melanggar aturan yang ada. "Semua proses perizinan sedang berlangsung, secepatnya akan kita selesaikan agar pekerjaan bisa kembali lancar," ungkapnya. [lus/ted]

Tag : gas gresem

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan