Minim Sidak, Komisi III DPRD Sampang Dituding Melempem

Kamis, 12 Oktober 2017 11:28:44
Reporter : Zamachsari
Minim Sidak, Komisi III DPRD Sampang Dituding Melempem

Sampang (beritajatim.com) - Sejumlah mega proyek di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, mulai dikerjakan. Namun, peran aktif legislatif setempat yang mempunyai fungsi kontrol, sejauh ini terkesan tumpul.

Pasalnya, banyak kejanggalan pengerjaan proyek akan tetapi tanpa ada tegoran. Semisal masalah papan nama dan kwalitas proyek yang diragukan. Tak hanya itu, para pekerja proyek

"Saya memang warga sipil dan tidak tau masalah proyek, akan tetapi ketebalan aspal yang ada di jalan Pahlawan, Kelurahan Rongtengah ini meragukan, tapi tidak ada pemeriksaan khususnya dari DPRD setempat," kata salah satu warga Rongtengah, yang engan disebutkan identitasnya, Kamis (12/10/2017).

Tak hanya itu, mega proyek yang saat ini dalam proses pengerjaan seperti penanganan banjir yang berada di lima titik sepanjang bantaran Sungai Kali Kamoning, konon juga banyak bermasalah.

Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Moh Nasir mengaku pengerjaan proyek di wilayahnya sebagian besar telah dilaksanakan, bahkan tahap pengerjaannya hampir mencapai progres 60 persen. Hanya saja untuk pengerjaan mega proyek di wilayahnya masih dalam proses mendatangkan material.

"Proyek yang kecil sudah dikerjakan sejak Agustus lalu, sekarang sudah mencapai 60 persen. Tapi kalau yang mega proyek memang masih baru tahap mendatangkan material. Ada yang juga yang sudah mulai dikerjakan pemasangan Box Culvet," terangnya.

Lanjut Nasir mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan rapat internal di komisinya mengenai upaya kontrol terhadap pengerjaan mega proyek karena anggarannya mencapai miliaran rupiah, terlebih pada pengerjaan proyek di sepanjang bantaran Sungai Kali Kamoning.

"Secepatnya kami akan sidak lokasi pengerjaan mega proyek. Karena kami sudah melakukan rapat internal. Cuma sekarang tinggal koordinasi dengan mitra kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Insya Allah minggu depan kami sudah turun ke lapangan. Tapi semisal ada pengerjaan yang amburadul, besok kami siap turun," tegasnya.

Sekedar diketahui, mega proyek pada pengerjaan di bantaran sungai diantaranya, Pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kali Kamoning di jalan Delima, Kelurahan Gunung Sekar yang dikerjakan oleh PT Indo Penta Bumi Permai sebesar Rp 7 miliar  650 juta lebih.

Pembangunan instalasi pompa sungai Kali Kamoning, jalan Bahagia, Kelurahan Rongtengah (pompa jrangon) dan di kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah (pompa kajuk) oleh PT Indopenta Bumi Permai dengan nilai kontrak senilai Rp 13 miliar 999 juta lebih.

Kemudian pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kali Kamoning di Desa Panggung, Kecamatan Kota (pompa dag bukor) oleh PT. Ganhesa Jaya dengan nilai kontrak senilai  Rp 18 miliar 669 juta lebih. Pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kamoning di jalan Teratai, Kelurahan Dalpenang (pompa jagalan) oleh PT. Gala Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp 7 miliar 936 juta lebih.

Dan terakhir Supervisi konstruksi pembangunan instalasi banjir sungai Kali Kamuning (pengawasan) oleh PT Mitra Cipta Engineering consultant dengan nilai kontrak sebesar Rp 642 juta lebih.[sar/ted]

Tag : dprd sampang

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan