Pilwali Kediri, Survey: Elektabilitas Mas Abu di Atas 50 Persen

Rabu, 11 Oktober 2017 15:57:25
Reporter : Nanang Masyhari
Pilwali Kediri, Survey: Elektabilitas Mas Abu di Atas 50 Persen

Kediri (beritajatim.com) - Penantang Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam Pemilukada tahun 2018 mendatang tampaknya harus berfikir dua kali. Betapa tidak, berdasarkan hasil survey terakhir elektabilitas calon petahana ini di atas 50 persen.

Hasil survey tersebut disampaikan langsung oleh Abdul Bagi Bafaqih, selaku Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kediri usai mendaftarkan partainya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu (11/10/2017). Dalam pendaftaran ini, hadir Ketua DPRD Kota Kediri Kholifi Yunon, Anggota DPRD Reza Darmawan,

"Hasil survey Mas Abu di atas 50 persen. Kalau angka pastinya tidak kami publikasikan. Karena itu untuk kepentingan internal kami," ucap Abdul Bagi didampingi beberapa orang pengurus DPD PAN Kota Kediri.

Apabila KPU memperkirakan jumlah pemilih dalam Pilwali 2018 mendatang 217.785 orang, tentunya Mas Abu, panggilan akrab Abdullah Abu Bakar, sudah mengantongi modal dukungan kurang lebih 100.000 orang. Sebab, berdasarkan hasil survey dukungan masyarakat terhadap petahana ini lebih dari 50 persen.

Untuk diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilwali Kediri 2014 sebanyak 209.287 orang. Terdiri dari pemilih laki laki 103.492 orang dan perempuan 105.795 orang. Sehingga, KPU mengestimasi jumlah DPT Pilwali Kediri tahun 2018 kurang lebih 217.785 orang. Angka ini didapat berdasarkan perkirakan kenaikan satu persen tiap tahun dari DPT terakhir.

Pada Pilwali Kediri 2014 lalu, dari DPT 209.287 orang, yang hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya sebanyak 159.163 orang. Dari jumlah pemilih tersebut, pasangan Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibah (Mas Abu-Ning Lik) dengan nomor urut enam menjadi pemenangan dengan perolehan suara sebanyak 67.915 suara.
 
Untuk pasangan nomor urut empat Samsul Ashar - Sunardi (SAS) mendapat 63.784 suara, pasangan nomor urut dua Bambang Harianto - Hartono (BaHar) 13.719 suara, pasangan nomor urut lima Kasiadi-Budi Raharjo (Kasibu) 1.508 suara, pasangan nomor urut tujuh Harry Muller-Ali Imron (HAI) mendapat 1.478 suara, pasangan nomor urut tiga Imam Subawi-Suparlan (MaPan) 1.362 suara, dan pasangan nomor urut satu Arifudinsyah-Ki Sudjatmiko (AJI) 867 suara.

Abah Bagi, panggilan akrab Abdul Bagi Bafaqih mengatakan, pada tingkat DPD PAN Kota Kediri telah diputuskan bahwa Mas Abu bakal menggandeng kembali Ning Lik, panggilan Lilik Muhibbah. Saat ini, yang dilakukan oleh DPD PAN adalah menunggu rekomendasi dari DPP PAN untuk pasangan petahana ini.

Sementara itu, berdasarkan dinamika politik yang berkembangan hingga memasuki masa pendaftaran dan verifikasi partai politik ini, sudah ada beberapa nama penantang yang bakal maju. Diantaranya, mantan Walikota Kediri Samsul Ashar, anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Golkar Sujono Teguh Wijaya dan Ahmad Abdul Muqtadir Takdir, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (nng/ted)

Tag : pilkada kota kediri

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan