Menanti Rekomendasi PKB, Bagi Badrud Tamam atau KH Kholilurrahman?

Senin, 02 Oktober 2017 11:17:28
Reporter : Samsul Arifin
Menanti Rekomendasi PKB, Bagi Badrud Tamam atau KH Kholilurrahman?

Pamekasan (beritajatim.com) - Dua kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal bersaing ketat untuk mendapatkan simpati dari masyarakat menjelang momentum pesta demokrasi tingkat kabupaten, yakni Pilkada Pamekasan 2018 mendatang.

Kedua kader PKB tersebut masing-masing Badrud Tamam (anggota DPRD Provinsi Jawa Timur) dan KH Kholilurrahman (anggota DPR-RI), keduanya sama-sama menyatakan diri bakal mencalonkan diri sebagai calon bupati (cabup) Pamekasan, periode mendatang.

Keduanya juga sempat mengincar rekomendasi dari berbagai partai politik (parpol) melalui perwakilan derah, mereka sama-sama mendaftar di Kantor DPC PPP Pamekasan Jl Bonorogo 92, DPC Partai NasDem di Jl Trunojoyo hingga DPC Partai Gerindra di Jl Stadion 52.

Selain itu, kedua figur yang masih memiliki ikatan keluarga tersebut juga sama-sama optimistis bisa mendapatkan rekomendasi dari parpol yang diincarnya. Terlebih keduanya sama-sama mengklaim sudah melakukan komunikasi intens dengan jajaran fungsionaris parpol, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat.

Rasa optimisme juga nampak pada kedua sosok tersebut untuk mendapatkan rekomendasi dari parpol yang diincarnya, terlebih pasca penyampaian visi misi dan gagasan program lima tahun kedepan pada kegiatan Rapimcab DPC PPP Pamekasan yang digelar di Gedung Serbaguna, Jl Kabupaten, Minggu (24/9/2017) lalu.

Bahkan optimistis keduanya juga didukung oleh salah satu pihak parpol, seperti pernyataan Sekretaris DPW PPP Jatim Norman Zein Nahdi yang mengaku kedua sosok tersebut memang tertinggi di survie internal partai berlogo Ka'bah. "Dua nama ini (Badrud Tamam dan Kholilurrahman) saling salip di hasil survei PPP, artinya (sosok) teratas dari bakal calon lainnya," ungkapnya.

Pernyataan tersebut jelas akan menjadi motivasi tersendiri bagi Badrud Tamam maupun KH Kholilurrahman untuk mendapatkan rekomendasi parpol yang mengusung jargon 'Rumah Umat Islam'. Terlebih keduanya juga dinilai cukup layak untuk memimpin Pamekasan hingga lima tahun kedepan.

Belum lagi sosok lain yang juga mengincar posisi serupa, yakni Rudy Susanto yang juga ikut mendaftar ke DPC PPP Pamekasan. Bahkan ia juga menyampaikan visi misi dan gagasan programnya untuk momentum pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten.

Memang hingga saat ini, baru DPC PPP Pamekasan yang sudah memberikan kesempatan bagi para figur untuk menyampaikan ide dan gagasan untuk memimpin Pamekasan kedepan. Namun keduanya juga masih menantikan rekomendasi serupa dari parpol lain yang diincarnya.

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan justru mengambil start dengan pernyataan memberikan rekomendasi langsung bagi sosok Badrud Tamam untuk maju sebagai cabup, bahkan rekomendasi dari DPD sudah disampaikan ke DPW PAN Jatim.

Hanya saja dari berbagai parpol yang sudah mebuka diri bagi para figur, baik figur yang mengincar posisi cabup maupun cawabup. Terdapat satu parpol yang justru 'adem ayem' dan belum menentukan sikap dan kebijakan untuk persoalan pilkada, yakni DPC PKB Pamekasan, yang notabene parpol dari kedua figur kuat sebagai cabup.

Memang sebelumnya sudah sempat ada pernyataan lisan dari Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar yang disampaikan saat proses pelantikan DPC PKB Pamekasan di Gedung Islamic Centre, Jl Raya Panglegur, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Cak Imin memastikan PKB akan mengusung Badrud Tamam sebagai cabup pada pilkada Pamekasan.

Sekalipun demikian, KH Kholilurrahman juga masih cukup otimistis mendapatkan rekomendasi dari partainya. Terlebih rekomendasi partai terhadap Syafiullah Yusuf untuk momentum Pilgub Jatim juga dijadikan sebagai tolak ukur, padahal sebelumnya parpol sudah merekomendasi Halim Iskandar untuk maju sebagai cabup dari PKB.

"Kita punya jargon sebelum janur kuning melengkung, kita akan tetap berupaya maksimal. Terlebih pada akhirnya nanti akan tetap mengacu terhadap (hasil) survie," kata KH Kholilurrahman, saat disinggung seputar rekomendasi PKB.

Tidak hanya itu, ia juga mengklaim rekomendasi partainya belum final, sebab belum ada bukti tertulis seputar rekomendasi untuk pilkada Pamekasan. "Sekalipun demikian, kami tidak perlu galau jika akhirnya mentok (merekomendsi figur lain). Sebab kami menganggap hal itu biasa-biasa saja," imbuhnya.

"Seperti (peristiwa) di Jatim tempo hari, sebelumnya Pak Halim (Abdul Halim Iskandar) yang direkom. Tapi justru tidak jadi dan (PKB) merekomendasikan Gus Ipul (Syaifullah Yusuf sebagai calon gubernur Jatim)," tegasnya.

Sayang hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari DPC PKB Pamekasan. Sekalipun pada proses pendaftaran ke Kantor DPC PPP Pamekasan, rombongan fungsionaris PKB termasuk Ketua DPC PKB Pamekasan Ali Wafa juga ikut serta mengantarkan Badrud Tamam.

Beredar informasi jika rekomendasi PKB jatuh ke tangan Badrud Tamam untuk maju sebagai cabup Pamekasan, hanya saja rekomendasi tersebut belum dipublikasikan dan seakan masih memberikan asa bagi KH Kholilurrahman. [pin/but]

Tag : pilkada pamekasan

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan