Lagi, Satpol PP Copot Spanduk Tolak Pembangunan Gedung Terpadu

Senin, 31 Juli 2017 19:05:52
Reporter : M. Ismail
Lagi, Satpol PP Copot Spanduk Tolak Pembangunan Gedung Terpadu

Sidoarjo (beritajatim.com) - Pencopotan spanduk penolakan tiga fraksi (PDIP, PAN dan PKS) di DPRD Sidoarjo atas pembangunan Gedung Terpadu 17 lantai, kembali dilakukan petugas Dinas Ketertiban dan Ketentraman (Satpol PP), Senin (31/7/2017).

Tiga spanduk penolakan milik tiga fraksi yang dipasang di depan gedung DPRD Sidoarjo Jalan Sultan Agung Sidoarjo, saat menjelang sore hari, sudah bersih dari tempatnya.

Tiga spanduk penolakan yang berisi penolakan itu di bagian bawahnya tertulis kalimat tuntutan yang harus diselesaikan sebelum merealisasikan Gedung Terpadu yang menelan biaya senilai sekitar Rp 800 miliar.

Diantara spanduk yang dicopot oleh petugas Satpol PP itu, spanduk milik Fraksi PDIP, bertuliskan "Sampek Gepeng PDIP Tolak Gedung Terpadu 800 Miliar!!! Berjuang untuk kesejahteraan rakyat".

Spanduk PAN bertuliskan PAN Kab. Sidoarjo Menolak!!! Pembangunan Gedung 800 Miliar "RSUD Sidoarjo Barat Belum Terealisasi", juga sudah dilepas dan tidak ada bekasnya di lokasi awal.

Termasuk spanduk PKS bertulisan Tolak!!! Pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo 800 Miliar "warga butuh panen apik" juga sudah tidak ada di tempat.

Bangun Winarso dari Fraksi PAN menyatakan, pihaknya mengaku tidak habis pikir atas pembersihan spanduk penolakan pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo 17 lantai dengan estimasi biayanya sebesar Rp 800 miliar.

Menurut dia, kalau memang dinilai tidak berijin, pihaknya akan melakukan ijin untuk pemasangan spanduk penolakan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo sebagai kepanjangan sikap fraksinya.

"Ya besok akan kita ijinkan untuk pemasangan spanduk penolakan itu. Menolak pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo, sudah sikap resmi Fraksi PAN," katanya.

Disinggung jika nantinya tidak diberikan ijin? Ia mempertanyakan kenapa tidak diijinkan. "Pokoknya penolakan, akan terus kita suarakan," tegas anggota Komisi D DPRD Kab. Sidoarjo itu.

Masih kata Bangun, banyak PR yang harus diprioritaskan, jangan Gedung Terpadu diutamakan. Seperti realisasi Frontage Road untuk mengurai kemacetan, antisipasi banjir dan lain sebagainya. "Untuk kepentingan masyarakat masih lebih banyak dari pada Gedung Terpadu," pungkasnya. (isa/kun)

Tag : pemkab sidoarjo, dprd sidoarjo

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan