Spanduk Penolakan Gedung Terpadu Rp 800 Miliar Dipasang Lagi

Senin, 31 Juli 2017 10:04:42
Reporter : M. Ismail
Spanduk Penolakan Gedung Terpadu Rp 800 Miliar Dipasang Lagi

Sidoarjo (beritajatim.com) - Pencopotan dan pemasangan spanduk penolakan tiga fraksi (PDIP, PAN dan PKS) di DPRD Kabupaten Sidoarjo atas pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo 17 lantai, terus terjadi.

Setelah Minggu (30/7/2017) pagi ratusan spanduk dipasang, sebagian di beberapa titik di jantung Kota Sidoarjo terpasang, kemudian dicopot oleh petugas Ketertiban dan Ketentraman (Satpol PP) pada siang harinya karena dinilai tidak berizin.

Senin (31/7/2017) pagi, spanduk penolakan kembali beredar dan terpasang di berbagai titik, mulai di kawasan kecamatan sampai perkotaan. Kali ini, spanduk penolakan itu juga dipasang di depan gedung DPRD Sidoarjo Jalan Sultan Agung. Tiga spanduk yang merupakan sikap dari tiga fraksi itu, pada bagian pengikat terlihat dililitkan lebih kencang, sepertinya dieratkan agar tidak gampang copot.

Spanduk penolakan juga bagian bawahnya tertulis kalimat tuntutan yang harus diselesaikan sebelum merealisasikan Gedung Terpadu yang menelan biaya senilai sekitar Rp 800 miliar.
Seperti spanduk Fraksi PDIP, bertuliskan "Sampek Gepeng PDIP Tolak Gedung Terpadu 800 miliar!!! Berjuang untuk kesejahteraan rakyat.

Spanduk PAN bertulsikan 'PAN Sidoarjo Menolak!!! Pembangunan Gedung 800 Miliar "RSUD Sidoarjo Barat Belum Terealisasi" dan "Darjo Butuh Daerah e Gak Banjir"

Sedangkan spanduk PKS bertulisan Tolak!!! Pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo 800 Miliar "warga butuh panen apik" dan "Warga Butuh Sekolah Apik"

Spanduk-spanduk didepan gedung wakil rakyat dan beberapa titik ini juga mengundang perhatian masyarakat yang melintas dan bahkan berhenti membacanya secara seksama. "Ada apa mas? Apa DPR dengan DPR serta Pemkab Sidoarjo bertengkar, kok sampai ada penolakan Gedung Terpadu," tanya salah satu warga saat wartawan ini memotret spanduk. [isa/suf]

Tag : pemkab sidoarjo

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan