Mensos Ajak Warga Jember Jaga Keutuhan NKRI

Jum'at, 19 Mei 2017 08:19:11
Reporter : Fahrizal Tito
Mensos Ajak Warga Jember Jaga Keutuhan NKRI

Jember (beritajatim.com) - Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jembe ikut menjaga keutuhan NKRI. Caranta, dengan selalu bersalawat dan gemar mengikuti majelis manaqiban.

Hal itu dikatakan Mensos dalam acara Haul, Imtihan dan Manaqib Syech Abdul Qodir Al Jaelani di Ponpes Al Khodiri Jember, Kamis (18/5/2017) malam. "Alhamdulillah di tengah memanasnya Indonesia, masyarakat Jatim masih gemar bersholawat dalam upaya untuk mendoakan keutuhan NKRI," ungkapnya.

Hal yang dikatakan oleh salah seorang yang digadang-gadang untuk maju dalam Pilgub Jatim 2018 itu tergambar jelas pada acara yang diikuti oleh ratusan ribu jamaah itu. Betapa tidak, sebelum bersholawat para jamaah juga menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama.

"Sangat indah karena dalam acara pengajian saja, kita masih ingat dengan keutuhan negara dengan cara menyanyikan Indonesia bersama-sama," ungkapnya.

Selain itu, perempuan kelahiran Surabaya 19 Mei 1965 itu mendoakan seluruh pengasuh pondok Al Khodiri bisa mengembangkan jejaringnya. Dengan begitu ponpes semakin maju sebagai tempat untuk menimba ilmu .

"Dari Jember ini, semoga menjadi siraman keteduhan bagi Indonesia. Ketika​ mulai ada letupan semisal keinginan yang sedang mengganggu kedamaian dan persaudaraan tanah air maka bacaan sholsawat dari majelis ini diijabahi Allah, agar negeri ini aman," imbuhnya.

Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan itu mengatakan, ketentraman di tanah air sempat diakui oleh temannya yang menjadi wakil menteri Jordania. Karena itu pula, Khofifah sempat diminta untuk memikirkan penyebab konflik yang terjadi di Timur Tengah.

"Banyak masyarakat Timur Tengah sana mengakui bahwa Indonesia sangat tentram dan penuh kedamaian. Hal itu dikatakan wakil menteri di Jordania melalui telpon kepada saya, dia bilang bagaimana ya agar bisa tentram seperti Indonesia," kata Mensos menirukan Wakil menteri Jordania melalui telpon.

"Saya sempat ditelpon wakil menteri dari Jordania, ia mengatakan apa penyebab kejadian ini. Ada masjid dibom, mereka tidak sempat tabayun dan saling menuduh antara kelompok," imbuhnya.

Untuk diketahui, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf, Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti, Bupati Jember Faida, Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Mukhlas Sidik, serta Ketua Kiai Kampung Gus Fahrun.

Selain itu juga hadir Pangarmatim dan Empat perwakilan dari Gubernur Lampung, Makasar. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf dan Habib Umar bin Anis dari Puger, serta Forpimda Jember. [ito/suf]

Tag : mensos, khofifah

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan