Tiga Wilayah Penyumbang TKI Ilegal di Pamekasan

Jum'at, 21 April 2017 14:15:43
Reporter : Samsul Arifin
Tiga Wilayah Penyumbang TKI Ilegal di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) - Tiga wilayah di Kabupaten Pamekasan dinilai menjadi kantong pamsok tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dengan status ilegal.

Tiga wilayah tersebut masing-masing Kecamatan Batumarmar, Kecamatan Pagantenan dan Kecamatan Waru. "Rata-rata dari tiga wilayah itu bekerja di Arab Saudi dan Malaysia," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) Pamekasan Arif Handayani, Jum'at (21/4/2017).

"Kalau di negara lain (selain Arab Saudi dan Malaysia) sangat sedikit, karena masih membutuhkan keterampilan," sambung mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan itu.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi berkesinambungan di tiga wilayah tersebut. "Selama ini kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tiga daerah itu, guna menekan kebergantungan masyarakat menjadi TKI, khususnya TKI ilegal," ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menginginkan agar masyarakat bekerja ke luar negeri dengan status legal. Karena selama ini TKI ilegal sering menjadi persoalan. "Kami sendiri menginginkan TKI itu legal, sebab kalau ditanya (saat proses paspor) mereka tidak ngaku akan jadi TKI," jelasnya.

"Imigrasi sendiri kewalahan untuk menekan keberangkatan TKI ilegal, karena sangat sedikit sekali yang mengaku mengurus paspor mengaku akan menjadi TKI ke negara tujuan. Hal ini salah satu kendala terbesar yang kami hadapi," pungkasnya. [pin/kun]

Tag : pemkab pamekasan

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan