Rumah Bernyanyi Keluarga Dulu, Diskotik Kemudian

Kamis, 20 April 2017 20:37:46
Reporter : Oryza A. Wirawan
Rumah Bernyanyi Keluarga Dulu, Diskotik Kemudian
Foto Ilustrasi

Jember (beritajatim.com) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember masih menemukan adanya tempat-tempat hiburan yang menyalahi peruntukan maupun perizinan. Namun petugas Satpol PP tak bisa langsung menindaknya.

"Tempat-tempat hiburan punya izin usaha pariwisata. Kok laris, akhirnya dikembangkan jadi diskotik. Rata-rata seperti itu. Izin tak sesuai peruntukan dan rata-rata menyalahi izin HO, izin lingkungan, bahkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) mereka kembangkan tanpa izin baru," kata Kepala Satpol PP Jember Farouq.

Satpol PP sempat merazia tempat-tempat hiburan. "Bahkan teman-teman menemukan ada ruangan yang tidak boleh dibuka. Kami curiga dan (akan) mengajak polres (untuk merazia). Ini ruangan apa, nanti perlu kita gali," kata Farouq.

Ada prosedur tetap untuk menyelesaikan persoalan tersebut. "Satpol PP tak bisa langsung menyegel. Kami harus punya dasar. Evaluasi, pembinaan, dan yang mengawasi adalah lembaga penerbit izin. Ketika dibina dan diawasi tak sesuai dengan peruntukan, ada teguran pertama, kedua, ketiga. Kalau mentok, baru Satpol PP (yang bergerak). Kalau Satpol PP mentok, maka kami minta izin (bantuan) polisi," kata Farouq.

Farouq akan menekankan kepada Seksi Operasional agar bersinergi dengan organisasi perangkat daerah lain dan kepolisian untuk melakukan penertiban, terutama menjelang puasa Ramadan. "Menjelang puasa, banyak surat masuk dari ormas lembaga keagamaan lainnya, yang itu mengimbau pemda agar menghormati Ramadan. Apa saja yang perlu dilakukan, kami sesuaikan. Kami akan koordinasikan dengan kepolisian," katanya. [wir/but]

Tag : pemkab jember

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan