Kapolres: Jangan Gara-gara Miras, Label Jember Kota Santri Hilang

Rabu, 19 April 2017 21:23:52
Reporter : Oryza A. Wirawan
Kapolres: Jangan Gara-gara Miras, Label Jember Kota Santri Hilang

Jember (beritajatim.com) - Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo siap untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk menertibkan peredaran minuman keras.

"Seperti kita ketahui, penembakan terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember berawal dari ada pihak yang mengonsumsi minuman keras dan mengajak berkelahi. Minuman keras itu dikonsumsi dari tempat hiburan di Jember," kata Kusworo, Rabu (19/4/2017).

Kusworo tidak ingin label Jember Kota Santri luntur. "Nanti timbul pertanyaan, pas era siapa itu luntur? Kita pula turut bertanggung jawab, malu. Masa di era kita Jember kehilangan label Kota Santri," katanya.

Kusworo ingin ada kesamaan persepsi soal minuman keras. "Miras cikal bekal kejahatan lainnya," katanya.

Menurut data kepolisian, yang memiliki izin peredaran minuman beralkohol di tempat hiburan hanya Hotel Aston. Namun, Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi, minuman beralkohol beredar di semua tempat hiburan di Jember. "Ini harus ada ketegasan dari aparat, seharusnya Satuan Polisi Pamong Praja," katanya.

Ayub merasa perlu ada penertiban rumah karaoke yang menjadi tempat peredaran minuman beralkohol. "Saya yakin izin yang diajukan ke pemerintah daerah adalah Rumah Bernyanyi Keluarga. Tapi alhamdulillah yang datang tidak bawa keluarga. Saya mohon pemerintah daerah mengkaji ini," katanya. [wir/ted]

Tag : pemkab jember

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan