Barisan Bupati-Wali Kota Diprediksi Tampil di Pilgub Jatim 2018

Minggu, 16 April 2017 09:21:13
Reporter : Ainur Rohim
Barisan Bupati-Wali Kota Diprediksi Tampil di Pilgub Jatim 2018
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Surabaya (beritajatim.com)--Sejumlah kepala daerah tingkat kabupaten (Bupati) dan Kota (Wali Kota) di Jatim diprediksi bakal tampil di ajang pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Siapa saja mereka?

Sejumlah nama yang dijagokan dan dipandang layak disorongkan di ajang Pilgub Jatim 2018 antara lain: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Ngawi Kanang Budi Sulistyo, Bupati Malang Rendra Krishna, mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin, Bupati Bojonegoro H Suyoto, mantan Bupati Lamongan HM Masfuk, Bupati Trenggalek Emil Dardak, mantan Bupati Tulungagung Heru Tjahjono, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, dan lainnya.

Sebagian besar nama-nama di atas dikalkulasikan bakal tampil sebagai bakal calon wakil gubernur (Cawagub). Hanya beberapa nama yang dipertimbangkan bisa diajukan sebagai cagub, seperti Tri Rismaharini dan Hasan Aminuddin. Rata-rata mereka yang namanya disebut-sebut sebagai bakal cagub dan atau cawagub itu pernah dua periode memegang jabatan orang pertama di daerahnya masing-masing.

Di tingkat lokal, para kepala daerah dan atau mantan kepala daerah yang dijagokan bakal running di Pilgub Jatim 2018 memiliki segudang prestasi. Kalau pun prestasinya dipandang tak luar biasa (pas-pasan), mereka setidaknya tak tersangkut kasus hukum yang biasa menjerat para pejabat: Korupsi, kolusi, gratifikasi, pencucian uang, dan lainnya. Prestasi itu dalam perspektif administrasi pemerintahan, administrasi pembangunan, dan administrasi kemasyarakatan.

Fakta sejarah-politik Jatim menunjukkan, sejak Orde Baru dan Orde Reformasi, belum pernah ada gubernur yang berlatar belakang kepala daerah tingkat kabupaten/kota sebelumnya. Kalau jabatan wagub Jatim, berdasar pengalaman sejarah politik, memang ada sejumlah kepala daerah pernah menduduki jabatan itu. Di antaranya Abdul Hamid Mahmud yang duduk sebagai Wagub Jatim Bidang Pemerintahan, di mana Abdul Hamid sebelumnya menjabat Bupati Malang.

Lantas Syafi'i Ashari, mantan Bupati Lamongan yang di-tour of duty-kan sebagai Sekdaprov Jatim dan kemudin dipercaya sebagai Wagub Jatim Bidang Kesra. Imam Soepardi yang selama 2 periode menduduki jabatan Bupati Bojonegoro sempat dipercaya Gubernur Basofi Sudirman dan Imam Utomo menduduki jabatan Wagub Jatim Bidang Kesra.

Era Orde Reformasi membuka kesempatan politik bagi kepala daerah tingkat kabupaten/kota melakukan mobilitas politik vertikal ke level pemerintahan tingkat provinsi menduduki jabatan gubernur atau wagub. Terlebih-lebih kedua jabatan itu ditentukan mekanisme politik, yakni pemilihan secara langsung. One man one vote. Hal itu berbeda di era Orde Baru, di mana jabatan wagub yang jumlahnya lebih dari satu posisi, mekanisme penentuannya setengah diangkat dan setengah dipilih. Calon wagub diusulkan gubernur dan dimintakan persetujuan kepada DPRD Provinsi. [air]

Tag : pilgub jatim

Berita Terkait

Kanal Politik & Pemerintahan