Penyerangan Polsek Penjaringan Tidak Terkait Teroris

Jum'at, 09 Nopember 2018 12:41:28
Reporter : -
Penyerangan Polsek Penjaringan Tidak Terkait Teroris

Jakarta - Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Racmat Sumekar menegaskan penyerangan terhadap angggotanya oleh seorang pria bernama Rohandi (31), Jumat (9/11/2018) dini hari tadi, tidak berkaitan dengan tindakan teroris. Hal tersebut disampaikan usai Tim Densus 88 melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Nggak ada tadi Densus sudah ke sini," ucap Racmat saat dikonfirmasi.

Menurut Rachmat, pelaku diduga sedang mengalami depresi berat. Sehingga melakukan perbuatan di luar pemikiran normal.

"Depresi enggak ada jaringan kemana-mana, semua orang Densus pada ke sini udah diperiksa. Dia berasal dari keluarganya baik-baik," tandasnya.

Diketahui seorang pria nekat menyerang polisi di Polsek Metro Penjarigan, Jumat (9/11/2018) dini hari tadi. Kejadian itu terjadi sekira pukul 01.35 WIB. Pria itu diketahui bernama Rohandi.

Dalam aksinya seorang anggota kepolisian mengalami luka ringan di bagian tangan. Anggota polisi itu adalah Kepala SPK Polsek Metro Penjaringan AKP M.A.Irawan.


 
Kejadiannya bermula sekitar pukul 01.35 WIB dimana pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri. Dia memarkirkan kendaraannya di luar dan masuk ke dalam Markas Polsek Metro Penjaringan.

Kemudian langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau. Anggota polisi yang mendapat serangan itu pun menghindar dan meminta bantuan angggota lain yang sedang berjaga di SPK. Pelaku terus mengejar dan menuju ke arah lobi SPK.

Di sana, Kepala SPK, AKP M.A.Irawan berupaya melawan pelaku. Mendapat perlawanan, pelaku terus menyerang dengan membabi buta sambil berteriak Allahu Akbar.

Tak berhenti sampai disitu, pelaku kembali mengejar anggota polisi lain yang ada di ruang Reserse Kriminal dan PPA. Meski anggota Polisi telah berupaya meredam aksi pelaku. Tapi, pelaku tetap nekat menyerang.

Pada akhirnya, mereka pun memberikan tembakan peringatan. Namun, hal itu tak dindahkan pelaku sehingga petugas melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan. [inilah.com]

Tag : penjaringan, penyerangan

Berita Terkait

Komentar

Kanal Peristiwa