Media Disruption, Insan Pers Harus Introspeksi

Sabtu, 07 April 2018 12:56:46
Reporter : Ibnu F Wibowo
Media Disruption, Insan Pers Harus Introspeksi

Surabaya (beritajatim.com) - Di era Millenials, seperti saat ini, kondisi tingkat kepercayaan masyarakat kepada media massa tengah menurun.

Masyarakat lebih percaya isu yang tersebar dari mulut ke mulut melalui sosial media ketimbang info valid dari media massa yang terverifikasi.

Di diskusi "Memaksimalkan Peran Media Massa di Tahun Politik" yang dilakukan oleh Serikat Perusahaan Pers pada hari Sabtu (7/4/2018), Direktur Utama beritajatim.com Ainur Rohim selaku salah satu panelis mengatakan bahwa hal tersebut harus menjadi titik introspeksi bagi semua pihak.

"Jadi memang harus begitu (introspeksi). Karena kondisi media massa saat ini memang bisa dikatakan tengah mengalami euforia setelah pengekangan media massa yang dilakukan oleh orde baru 32 tahun yang lalu," kata pria yang akrab disapa Air tersebut.

"Bayangkan, 30 tahunan dikerangkeng, lalu sekarang dibiarkan bebas. Apa yang terjadi?," tambahnya.

Meskipun demikian, pria yang tengah menempuh studi magister di Universitas Airlangga tersebut juga melihat bahwa transformasi media massa agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat tengah dilakukan. Salah satunya adalah verifikasi insan pers dan uji kompetensi wartawan yang dilakukan oleh Dewan Pers.

"Tapi itu tidak bisa terwujud dalam waktu cepat. Dewan Pers pun saat ini sedang bekerja, tapi memang itu bukan pekerjaan yang mudah dan bisa cepat," pungkas Ainur Rohim.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, pakar politik asal Unair Airlangga Pribadi yang juga duduk sebagai panelis memandang bahwa media massa perlu untuk menjadi pemandu bagi masyarakat agar bisa mengembalikan tingkat kepercayaan.

"Pemandu yang bagaimana? Misal dalam kaitan Pilgub Jatim ini adalah dengan lebih mengelaborasi visi dan misi dari masing-masing calon harus diperdalam. Ini agar masyarakat bisa benar-benar paham kenapa mereka harus memilih salah satunya," jelas Doktor lulusan Australia tersebut.

"Media massa ini harus bisa menjadi medium dari elite politik kepada nasyarakat. Menyampaikan apa yang belum tersampaikan dari elite politik kepada masyarakat," pungkas pria yang akrab disapa Angga itu. [ifw/but]

Tag : wartawan

Berita Terkait

Komentar

Kanal Peristiwa