Di Jawa Timur

Dari Kuota 4 Ribu Angkutan Online, Hanya 145 Penuhi Syarat

Rabu, 14 Maret 2018 21:14:13
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Dari Kuota 4 Ribu Angkutan Online, Hanya 145 Penuhi Syarat

Malang (beritajatim.com) - Kepala Kantor Unit Pelayanan Teknis Lalu Lintas Angkutan Jalan, Malang Lely Aryani mengatakan, dari total 4.470 kuota angkutan online di Jawa Timur hanya 145 yang memenuhi syarat sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

"Kalau di Kota Malang total kuota sebanyak 255 kendaraan. Dari total itu hanya 5 kendaraan yang sesuai Permenhub 108. Tapi yang lainnya masih dalam proses melengkapi persyaratan," kata Lely, Rabu (14/3/2018).

Lely mengatakan, sesuai Permenhub 108, seharusnya angkutan online di wilayah Malang mentaati peraturan. Sebab, hal itu untuk mengurangi gejolak dengan angkutan kota atau angkutan konvensional. Pihaknya pun mengaku akan melakukan operasi simpatik jika Kementerian Perhubungan mencabut penangguhan operasi simpatik.

"Sebenarnya jajaran bawah siap melakukan operasi simpatik, namun ada penangguhan tidak ditindak hukum dulu. Aplikasi itu di bawah Kominfo, Kemenhub sudah mengeluarkan peraturan. Mungkin ada penajaman penindakan sehingga ditangguhkan," papar Lely.

Operasi simpatik di wilayah Jawa Timur sempat dilakukan pada awal Februari tahun ini. Lely mengatakan, rencananya operasi simpatik akan kembali digelar pada April mendatang.

"Kabar dari Kementerian dalam waktu dekat akan dilanjutkan pendindakan Permenhub 108. Di-isyaratkan April nanti. Bisa jadi soal kuota mungkin awal adalah yang terjaring kita sarankan segera mengurus," tandas Lely.

Sebelumnya ribuan sopir angkutan kota atau angkutan konvensional melakukan unjuk rasa di Katnor UPT LLAJ Malang di Jalan Raya Karanglo, Singosari, Malang, Rabu (14/3/2018). Mereka melakukan orasi di halaman kantor UPT LLAJ Malang.

Agus Mulyono Ketua Serikat Sopir Indonesia (SSI) Malang mengatakan tuntutan sopir angkutan kota adalah pemberlakuan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

"Karena kenapa ada Permenhub 108 namun tidak dijalankan. Harapan kami ada penindakan tidak hanya operasi simpatik sesaat saja bagi angkutan online," ujar Agus. [luc/suf]

Tag : angkot malang

Berita Terkait

Kanal Peristiwa