Selidiki Kasus Pembobolan ATM BRI, Timsus Polda Jatim Terjun ke Kediri

Rabu, 14 Maret 2018 08:25:25
Reporter : Nanang Masyhari
Selidiki Kasus Pembobolan ATM BRI, Timsus Polda Jatim Terjun ke Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Tim khusus (Timsus) Polda Jawa Timur terjun ke Kediri untuk menyelidiki kasus pembobolan ATM BRI. Ada dua Kantor Bank BRI yang didatangi tim yaitu, di BRI Unit Ngadiluwih dan BRI Unit Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih.

Dari kegiatan pengumpulan bahan keterangan dua unit bank BRI ini didapatkan jumlah pemilik rekening BRI yang terdebet (mengalami pembobolan saldo) sebanyak 84 orang. Sebelumnya di BRI Unit Ngadiluwih sebanyak 33 orang nasabah, dan data terbaru di BRI Unit Purwokerto sebanyak 54 orang.

Kapolres Kediri, AKBP Erick Hermawan mengatakan, masih terus memintai keterangan nasabah Bank BRI yang mengaku, uangnya terdebet. Pengambilan keterangan saksi dilakukan untuk mengetahui apa yang terjadi dari peristiwa ini. "Kami masih terus memintai keterangan saksi," kata AKBP Erick Hermawan.

Meskipun jumlah nasabah yang mengalami pembobolan uang di ATM diketahui, tetapi besar uang yang terdebet otomatis, secara keseluruhan belum diketahui.

Dalam proses penyelidikan ini, Timsus Polda Jatim melakukan pertemuan bersama pihak Bank BRI diantaranya, Kepala Kanwil BRI Malang, Perwakilan dari BRI Cabang Kediri, Kepala Unit BRI Unit Ngadiluwih, pada Selasa (13/3/2018) sore kemarin.

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Kediri, AKBP Erick Hermawan, Kasat Reskrim, AKP Hanif Fatih Wicaksono dan Kapolsek Ngadiluwih, AKP Shokib Dimyati.

Sementara itu, pihak Bank BRI telah mengambil langkah, yaitu rekening nasabah BRI yang terdebet secara otomatis telah dilaporkan ke BRI pusat. Lalu Kepala BRI Kanwil terus meminta pegawainya melakukan pengecekan secara kontineu. BRI berjanji akan segera mengembalikan uang nasabah yang dibobol. [nng/suf]

Tag : bri kediri

Berita Terkait

Kanal Peristiwa