Isu Ulama Diserang Orang Gila, Ini Sikap GP Ansor Malang

Senin, 26 Februari 2018 14:10:46
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Isu Ulama Diserang Orang Gila, Ini Sikap GP Ansor Malang

Malang (beritajatim.com) - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Malang siap pasang badan atas fenomena isu penyerangan ulama oleh orang gila yang kini marak terjadi. 

Menanggapi isu penyerangan ulama yang belakangan ini menyeruak,  GP Ansor Kabupaten Malang sudah melakukan kajian atas beberapa kejadian penyerangan orang gila terhadap ulama. 

“Isu penyerangan ulama ini merupakan upaya dari oknum-oknum tertentu untuk mengacaukan situasi kondusif jelang tahun politik,” tegas Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Syadad, Senin (26/2/2018) siang seusai mengikuti Dialog dan Silaturahmi Tokoh Lintas Agama se Kabupaten Malang di Aula Polres Malang.

Kata dia, masyarakat hendaknya tidak ikut menyebarkan sejumlah informasi hoax melalui medsos apabila belum diketahui kebenaran dan validitas atas informasi seputar orang gila yang menyerang ulama. 

Sehingga, tidak menimbulkan keresahan. “Jangan terpancing isu-isu melalui sebaran informasi lewat medsos. Lebih baik berkordinasi selalu dengan aparat kepolisian setempat,” terang Husnul. (yog/ted)

Atas Sejumlah Isu Tersebut, GP Ansor Kabupaten Malang Mengambil Sikap Tegas :

1. Bahwa isu penyerangan ulama ini merupakan upaya untuk mengacaukan situasi kondusif jelang tahun politik 2018.

2. Bahwa ada pihak-pihak yang sengaja memakai isu ini untuk mengambil keuntungan serta demi kepentingan politik semata.

3. Bahwa dalam melaksanakan operasi nya menggunakan orang gila untuk melakukan penyerangan dan menimbulkan keresahan didalam masyarakat.

4. Bahwa untuk mengantisipasi penyebaran isu ini melalui medsos, maka kami GP Ansor Kabupaten Malang menghimbau masyarakat untuk bijak menggunakan medsos.

5. GP Ansor mensiagakan pasukan terlatih disetiap pondok pesantren se Kabupaten Malang. 

6. GP Ansor akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses antisipasi isu ini.

7. Kepada pihak kepolisian agar terus melibatkan elemen masyarakat dalam upaya menciptakan situasi kondusif.

8. Pihak kepolisian diharapkan memiliki early warning system (EWS) dalam setiap kejadian sehingga tidak reaktif dalam mengambil atau melakukan tindakan.

9. GP Ansor selalu siap bersinergi dengan pihak kepolisian. 

Tag : penyerangan

Berita Terkait

Kanal Peristiwa