Pasca Ditutup Kain, Patung Dewa di Klenteng Tuban Dibuka Lagi

Selasa, 13 Februari 2018 00:00:18
Reporter : M Muthohar
Pasca Ditutup Kain, Patung Dewa di Klenteng Tuban Dibuka Lagi

Tuban (beritajatim.com) - Keberadaan patung Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen dengan tinggi sekitar 30 meter yang berada di halaman belakang Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio (KSB) Tuban sempat membuat polemik beberapa bulan lalu, kini kain penutupnya dibuka kembali.

Tentu saja, dengan dibukanya patung itu jagad media sosial kembali ramai, Senin (12/2/2018). Pantauan beritajatim.com di lapangan, pihak klenteng yang berada di jalan RE Martadinata, Kota Tuban itu mendatangkan alat berat berupa crane untuk mengambil kain putih penutup yang ada di atas patung. Selain itu juga tampak terpasang scaffolding dengan beberapa pekerja yang melakukan aktivitasnya.

Pengurus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban mengakui jika ada perbaikan dari bagian patung yang mengalami kerusakan. Perbaikan itu sudah direncanakan sejak lama karena terdapat bagian pedang patung dewa itu yang mau putus.

"Sudah lama ada rencana perbaikan, karena ada yang patah, ini memang ada laporan ke pengurus. Tapi saya tidak tahu kalau ada crane juga," kata Gunawan, Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban.

Perbaikan patung yang sudah ditutup oleh Pemkab Tuban itu dilakukan selama satu minggu terakhir. Namun untuk penggunaan alat berat berupa crane yang mengambil kain penutup itu baru dilakukan hari ini saja.

Sementara itu, mengetahui adanya aktivitas perbaikan di patung yang belum mempunyai izin dan memicu konflik itu, Pemkab Tuban melalui Kesbangpolinmas dan juga Satpol PP langsung mwnsatangi lokasi. Pemkab menyuruh pihak kelenteng untuk menghentikan aktivitas perbaikan itu.

"Kita komitmen untuk menghentikan ini. Sebelum melakukan perbaikan tidak ada koordinasi dengan Pemkab," terang Hari Sunarso, Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Pemkab Tuban.

Setelah didatangi oleh Kesbangpolinmas dan juga belasan anggota Satpol PP, pihak klenteng sepakat untuk menghentikan kegiatan perbaikan patung itu. Namun, mereka belum mau langsung membongkar scaffolding yang sudah terpasang untuk perbaikan tersebut. [mut/suf]

Tag : sosial media, patung

Berita Terkait

Kanal Peristiwa