Polisi Cantik Hapus Trauma Korban Longsor Pacitan

Kamis, 07 Desember 2017 18:55:31
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Polisi Cantik Hapus Trauma Korban Longsor Pacitan

Pacitan (beritajatim.com) - Pasca 25 korban akibat longsor dan banjir ditemukan, Polisi Polres Pacitan fokus ke pengenbalian mental. Atau trauma healing bagi korban bencana.

Pasalnya sampai saat ini, ratusan pengungsi masih larut dalam kesedihan. Bagaimana tidak, rumah dan seluruh barang berharganya hilang akibat bencana yang menerjang Pacitan, mulai Selasa (28/11/2017) lalu.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, di salah satu posko pengungsian yang ada di Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Kamis (7/12/2017) sejumlah polisi menggelar trauma healing.

Terlihat polisi bernyanyi bersama. Pun ada selingan bermain ular naga. Tak kalah seru juga bermain injak balon.

Perlahan tapi pasti, anak-anak langsung tertawa lepas. Diikuti juga ibu-ibu yang memperlihatkan senyum manisnya.

"Sengaja kami adakan. Biar anak-anak kembali ceria. Ibu-ibunya bangkit. Bapaknya cepat bekerja," kata Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Hendrix Wardhana kepada wartawan.

Apalagi, lanjut dia, masih banyak pengungsi yang masih bersedih. Karena melihat rumah mereka rusak akibat disapu banjir.

Sementara, salah satu anggota, Briptu Trisna, mengatakan, permainan yang simpel dan mengundang tawa lebih diutamakan. "Sebisa mungkin ada senyum untuk mereka," katanya.

Di sisi lain, pengungsi senang karena ada kegiatan cukup menghibur. "Senang lah. Dihibur mbak polisi cantik," kata Rana Fadlika salah satu pengungsi.

Diakhir acara, pihak Polres Pacitan membagikan alat tulis. Harapannya, mereka yang masih sekolah segera menyongsong masa depannya dengan bersekolah kembali. [mit/but]

Tag : banjir pacitan

Berita Terkait

Kanal Peristiwa