Generasi Milenial Tak Kenal RRI dan TVRI, lalu Bagaimana?

Kamis, 07 Desember 2017 17:17:24
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Generasi Milenial Tak Kenal RRI dan TVRI, lalu Bagaimana?

Malang (beritajatim.com) - Anggota Perumus UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran Paulus Widiyanto mengatakan masyarakat harus berpartisipasi dalam Lembaga Penyiaran Publik (LPP).

Partisipasi harus dilakukan agar Radio Republik Indonesia (RRI) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) mampu memenuhi dan melayani semua kepentingan masyarakat. Dua lembaga penyiaran itu termasuk bagian dari LPP.

"Masyarakat harus merasa bahwa partisipasi adalah menjadi hak bagi mereka dalam konten siaran LPP, dan itu harus bisa diwujudkan secara nyata oleh RRI dan TVRI," ujar Paulus, di Universitas Merdeka Malang, Kamis (7/12/2017).

Ketua Dewan Pengawas LPP RRI Mistam dan anggota Dewan Pengawas TVRI Kabul Budiono juga hadir sebagai pemateri dalam lokakarya bertemakan 'Penguatan Konten Siaran RRI dan TVRI dalam Kerangka RTRI'  itu.

Paulus mengungkapkan generasi milenial tidak begitu mengenal LPP. Hal itu karena, banyaknya media swasta di Indonesia. Pihaknya saat ini berupaya mengenalkan kembali bahwa LPP itu ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait siaran yang sesuai dengan jati diri bangsa.

"Selama ini jika ada kelompok masyarakat yang melihat TVRI dan mendengarkan RRI diangkap sebagai orang lama, stigma inilaih yang harus diubah," paparnya.

Paulus berharap RRI dan TVRI aktif melibatkan masyarakat yang memiliki karya, untuk berperan aktif dalam konten siara LPP. Selain itu, pemanfaatan media sosial sebagai media sosialisasi juga digencarkan seiring dengan perkembangan teknologi.

"LPP harus mendekatkan diri pada masyarakat, khususnya mereka yang punya komunitas kebudayaan atau keahlian. Sehingga mereka juga merasa memiliki LPP," tandasnya. [luc/but]

Tag : wartawan

Berita Terkait

Kanal Peristiwa