Misterius, Karyawati Koperasi Bunuh Diri

Senin, 04 September 2017 14:04:17
Reporter : Nanang Masyhari
Misterius, Karyawati Koperasi Bunuh Diri

Kediri (beritajatim.com) - Warga di sekitar Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Arta Mulia di Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri gempar. Pasalnya, salah seorang karyawati koperasi ditemukan tewas tergantung di dalam kantornya, Senin (4/9/2017) pagi.

Data dari Polsek Gampengrejo yang mendatangi lokasi kejadian menyebutkan, korban bernama Galuh Ayu Pamungkas (32) warga Jl. Hasyim Ashari Gg. Cempaka 14 Banjar Mlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Perempuan yang menduduki jabatan Kepala Bagian Operasional di KSP-nya itu juga tinggal di Dusun Genengan, Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Peristiwa mengerikan itu pertama kali diketahui oleh Sumarsanto (33) karyawan KSP Arta Mulia bagian office Boy (OB) asal Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Sewaktu hendak membuka kantor pagi hari, ternyata pintu dalam keadaan terkunci.

Karena tidak bisa membuka, akhirnya pihak managemen KSP memanggilkan tukang kunci. Setelah pintu terbuka, para karyawan pun masuk. Alangkah terkejutnya, mereka melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia tergantung di di tangga lantai satu.

Bahkan, Sumarsanto, karyawan bagian cleanning service pingsan karena ketakutan. Kejadian itupun lantas dilaporkan ke Polsek Gampengrejo. Tidak lama berselang polisi datang untuk melakukan olah TKP.

Kapolsek Gampengrejo AKP Slamet mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap jenasah korban, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. "Korban meninggal dunia karena gantung diri," ucap Kapolsek.

Berdasarkan keterangan para saksi, Minggu (3/9/2017) pukul 20.30 WIB korban pamit orang tuanya pergi ke Nganjuk. Alasannya hendak menemui mitra kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaan jual-beli tanah. Tetapi hingga keesokan harinya, korban tidak pulang.

Pihak kepolisian belum bisa menemukan motivasi korban bunuh diri. Sebab, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, belum ada penjelasan tentang persoalan yang dihadapi korban, baik persoalan rumah tangga maupun pekerjaanya.

"Malam hari sebelum kejadian korban masih berkomunikasi dengan suaminya, bahwa masih di kantor untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, dari hasil olah TKP tadi, kemungkinan korban bunuh diri malam hari tadi, paska komunikasi dengan keluarganya," jelas Kapolsek.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenasah korban dibawa ke RS Bhayangkara, Kota Kediri. Jenazah akan dioutopsi untuk melihat kondisinya. [nng/but]

Tag : bunuh diri

Berita Terkait

Kanal Peristiwa