Mayat Perempuan Mengapung di Bengawan Solo

Minggu, 03 September 2017 15:28:40
Reporter : Tulus Adarrma
Mayat Perempuan Mengapung di Bengawan Solo

Bojonegoro (beritajatim.com) - Perempuan berusia 35 tahun, asal Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (3/9/2017) sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad perempuan bernama Siti Mariyam ditemukan warga di tambangan penyeberangan aliran Sungai Bengawan Solo turut Dusun Ngidung, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho. Korba diduga sengaja menyeburkan diri ke sungai karena merasa depresi akibat sakit yang dideritanya.

Kapolsek Ngraho, AKP Purwanto mengatakan, kejadian itu kali pertama diketahui oleh ibu korban, Mutinah yang hendak melakukan salat Subuh. Saat itu dia tidak melihat alat bantu yang biasanya digunakan korban untuk berjalan. Dan saat dilihat ke dalam kamar korban sudah tidak ada.

Suami Mariyam, Mudiono (43) juga mencari di sekitar rumahnya. Namun juga tidak ditemukan. Kabar adanya Mariyam yang tiba-tiba tidak berada di rumah itu kemudian diketahui warga. Setelah dicari dengan sejumlah warga ditemukan jagrak korban berada di tepian sungai Bengawan Solo.

"Sekitar pukul 06.00 WIB, saksi Soim memberitahu kepada Mudiono telah diketemukan jagrak milik korban," ujarnya.

Setelah dilakukan pencarian dengan cara menyelam di Sungai Bengawan Solo oleh warga dan sejumlah perangkat desa setempat akhirnya jasad korban berhasil ditemukan. "Korban ditemukan di dasar sungai dalam keadaan meninggal dunia," katanya.

Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, korban kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis. Dokter yang memeriksa, Punita Surya, dari Puskesmas Ngraho mengungkapkan, tidak terdapat tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Namun ada bekas benturan, lidah tidak menjulur, belum ada odema(pembengkakan) serta lebam pada badan dan kaki.

"Tidak diketemukan tanda bekas penganiayaan, kulit normal. Atas permintaan keluarga korban dengan dibuatkan surat pernyataan, bahwa keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi," jelasnya.

Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga korban untuk dilakukan prosesi pemakaman sesuai dengan tata cara yang berlaku. [lus/but]

Tag : tewas tenggelam

Berita Terkait

Kanal Peristiwa