Kebakaran Hutan Mulai Mengancam Bojonegoro

Kamis, 10 Agustus 2017 18:57:24
Reporter : Tulus Adarrma
Kebakaran Hutan Mulai Mengancam Bojonegoro
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto

Bojonegoro (beritajatim.com) - Kebakaran hutan dan lahan mulai mengancam. Diperkirakan pada bulan Agustus hingga Oktober ini mulai memasuki musim kemarau.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada. Serta mengintensifkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto, mengungkapkan, imbauan tersebut sesuai dengan surat edaran Gubernur Jawa Timur, nomor 522/12998/022.3/2017 tanggal 18 Juli 2017.

Dalam surat edaran tersebut, dihimbau agar seluruh jajaran daerah baik dinas intansi terkait dan kecamatan lebih mengintensifkan kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

"Bentuknya bisa melalui penyuluhan, sosialisai dan kampanye serta fasilitasi kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (10/8/2017).

Selain itu, semua jajaran diimbau agar melakukan antisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan sedini mungkin dengan menggerakkan jajaran teknis sampai tingkat desa. Serta mengaktifkan pengawasan terhadap setiap indikasi kejadian kebakaran hutan dan lahan.

"Semua harus persiapan pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan koordinasi antara pihak dengan pemerintah pusat dan Propinsi, TNI/Polri, LSM, Swasta dan masyarakat," jelasnya.

Dalam isi surat tersebut, bagi petugas harus lebih rutin melakukan patroli pada daerah rawan kebakaran hutan dan lahan serta segera memadamkan api jika terjadi kebakaran. Khusus pada daerah rawan kebakaran hutan dan lahan yang bertanah mineral agar dibangun sumur bor atau embung.

Terakhir Gubernur mengingatkan agar semua sarana dan prasarana penangan kebakaran hutan dan lahan untuk kebutuhan pemadaman dalam kondisi siap pakai baik pada unit kerja pemerintah, Masyarakat Peduli Api (MPA) maupun swasta.

Sementara diketahui, pada bulan Juli 2017 lalu, tercatat sudah ada lebih dari 18 hektare hutan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Wilayah hutan di Kabupaten Bojonegoro berada di sisi selatan.

Administrator Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bojonegoro, Daniel mengatakan, peristiwa kebakaran hutan diduga akibat adanya warga yang membuang puntung rokok di pinggir areal hutan, selain itu adanya ulah oknum yang sengaja membuat titik api lalu merembet.

"Kebanyaknya daun pohon jati kering yang rontok, serta kencangnya hembusan angin saat memasuki musim kemarau membuat api dengan cepat merembet," ungkapnya. [lus/ted]

Tag : kebakaran hutan

Berita Terkait

Kanal Peristiwa