Pentas Tetater 'Listen to Me'

Rayakan Hari Kartini dengan Berkarya, Bukan Berkebaya

Jum'at, 21 April 2017 00:12:52
Reporter : Fahrizal Tito
Rayakan Hari Kartini dengan Berkarya, Bukan Berkebaya

Surabaya (beritajatim.com) - Untuk merayakan Hari Kartini yang identik dengan perempuan, Petra Little Theatre (PLT) Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya menggelar pertunjukan teater berjudul "Listen to Me" yang menyampaikan arti dengarkan permintaan anakmu ibu.

Penulis naskah teater "Listen to Me" Febyola Linando mengungkapkan naskah yang di teaterkan ini terinspirasi dari pengalaman kesehariannya yang menjadi guru pengajar privat, dimana para murid-muridnya yang tidak memiliki semangat belajar lantaran mereka biasa dipaksa mengikuti kehendak orangtua.

"Permasalahan ini sangat sering terjadi di kehidupan sekitar saya, bahkan hal sederhana saja semisal menetukan sekolah, orang tua masih saja memaksakan kehendaknya. Sesuatu yang sederhana tapi perlu dibahas. Maka dari itu saya merasa terpanggil untuk menuangkannya dalam bentuk naskah panggung," ujar Febyola Linando saat ditemui di sela-sela pementasan di kampus setempat, Kamis (20/4/2017).

Dalam pertunjukan tersebut, perempuan yang juga alumnus ECI UK Petra itu mengatakan, ada keluarga Tionghoa Surabaya yang kaya dengan empat orang anak. Salah satu anaknya berharap pendapatnya didengar dalam keluarga.

Dan dari empat anaknya itu mempunyai karakter yang berbeda. Anak pertama dan keempat cenderung sangat penurut pada orang tua, sedangkan anak kedua dan ketiga sangat ekspresif dan menentang keinginan orang tua.

"Banyak terjadi konflik yang ada di kehidupan sehari-hari yang akan kita temui dalam pementasan berbahasa Inggris ini," kata dia.

Dosen Program English for Creative Industry (ECI) UK Petra Meilinda di kampus setempat, menjelaskan, pihaknya sengaja merayakan Hari Kartini tidak dengan berkebaya tapi dengan berkarya.

"Kalau diperhatikan banyak yang terlibat di pertunjukan ini, mulai dari penulis, sutradara hingga stage managernya adalah perempuan. Di situ kami ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa berkarya dan semangat lewat teater," kata dia.

Dia menjelaskan, ada 15 orang perempuan dari Program ECI yang ikut bagian menjadi tim dalam pertunjukan, sementara hanya lima laki-laki yang terlibat.

Selain untuk merayakan Hari Kartini, pertunjukan teater kali ini bertujuan untuk memperlihatkan eksistensi penulis naskah teater terutama Bahasa Inggris yang susah ditemui di Indonesia.

Managing Director PLT UK Petra Stefanny Irawan menambahkan pembuatan naskah ini sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2016. Sementara sejak Februari 2017 telah dimulai proses latihannya setelah sebelumnya diadakan casting para pemain.

Dia mengatakan, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris dan Program ECI UK Petra mulai angkatan 2013-2016 terlibat dalam pembuatan karya ini. "Karya ini merupakan salah satu hasil dari hasil jerih payah para Kartini era sekarang," tuturnya. [ito/suf]

Tag : hari kartini

Berita Terkait

Kanal Peristiwa