Unair Bekali Lulusan Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kamis, 22 Nopember 2018 00:23:10
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Unair Bekali Lulusan Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Surabaya (beritajatim.com) – Revolusi Industri 4.0 menjadi kesempatan dan tantangan bagi generasi muda hari ini. Bagi yang siap, revolusi industri 4.0 menjadi sebuah kesempatan untuk terus berkreasi dan berinovasi. Tidak hanya itu, mereka (pemuda, red) yang siap menghadapi revolusi industri 4.0 akan menjadi pelaku utama dari geliat perubahan zaman.

Terkait hal tersebut Universitas Airlangga (Unair) merasa memiliki tanggung jawab yang besar untuk menyiapkan lulusan yang siap menghadapi dan turut mewarnai revolusi industri 4.0. Melalui kegiatan Airlanga Talk – TEDx Talk, UNAIR bersama TEDx Jalan Tunjungan menggelar seminar dengan tema "Survive in Industry Revolution 4.0: Integreted Digital Marketing".

Bertempat di Aula Selasar Kampus C Unair, Rabu (21/11/2018), acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor UNAIR Prof. Nasih. Dalam sambutannya, Nasih mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk kita semua memahami fenomena perubahan dunia yang sangat cepat atau pada umumnya orang-orang memahami sebagai dampak dari revlousi industri 4.0.

"Untuk itu, dunia pendidikan juga harus berubah, kalau tidak bisa berubah, maka tidak akan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Perilaku masyarakat kita juga mengalami banyak perubahan, termasuk perilaku bisnis. Jadi, tidak mungkin kita menggunakan ilmu dan teknologi masa lampau untuk menangani perubahan saat ini," ungkapnya.

Nasih mengatakan bahwa saat ini zaman sudah bergerak lebih cepat, terkait marketing misalnya, manusia tidak bisa berpijak pada 20-30 tahun yang lalu. Oleh karena itu, ini adalah momen yang tepat untuk terus bisa memahami perubahan yang terus terjadi.

Sementara itu, sebagi pemateri utama, Handayani yang juga Direktur Consumer Bank BRI mengusung isi paparan tentang The Evolution of Service Industry.

"Pada tahun 1980-an, saat saya awal kuliah, sering kita jumpai bersama membayar kuliah harus antri panjang di bank. Hal ini menunjukkan bahwa dulu konsumen mendatangi satu titik untuk mengakses hal tersebut. Hari ini beda, sekarang model transaksi berjalan begitu mudah. Inilah sebuah inovasi-inovasi yang terus dikembangkan dalam pelayanan di era revolusi industri 4.0," ujarnya.

Evolusi itu terjadi untuk memudahkan konsumen. Di era ini pula, di Indonesia telah berkembang startup - startup besar yang sukses, seperti Buka Lapak, Tokopedia, Traveloka, dan Go Jek, sebagai 4 raksasa hasil kreasi anak bangsa yang tumbuh dengan baik.

Ke depan, ia mengharapkan ada peran mahasiswa untuk terus membantu dan turut mengikuti perubahan dengan terus berkreasi. Mengingat era hari ini semua serba bisa melayani dan serba digital. Evolusi di bank juga sangat luar biasa. Persaingan yang luar biasa. Semua membutuhkan perubahan-perubahan yang dibutuhkan oleh nasabah.

Kemudian, dalam kesempatan yang sama Dr. Tri Siwi Agustia, S.E., M.Si., selaku Ketua Pelaksana acara mengatakan bahwa Mahasiswa Unair adalah generasi milenial yang akan siap untuk mengahadapi revolusi 4.0, maka akan disiapkan untuk itu, baik mental maupun cara hidup di tengah arus revoluasi 4.0.

"Kreatiftas, sikap pantang menyerah, dan bisa terus menjadi saubjek perubahan harus bisa menjadi budaya. Oleh itu, saya harap, mahasiswa jangan janya menjadi objek. Mereka harus bisa mengusung ide mereka untuk bisa dinikmati pasar." ujar Siwi.

Kerja sama dengan Ted.X menjadi salah satu upaya untuk mencontohkan bahwa banyak orang sukses yang bergerak di masing-masing bidang dalam revolusi 4.0. Revolusi 4.0 tidak hanya pada industri besar saja, tapi juga industri kecil bahkan star up juga bisa. Idenya pun tidak harus yang sulit. Bahkan, usaha makanan juga bisa dilakukan.

"Melihat tantangannya, karena revolusi 4.0 agar mereka tidak gagap teknologi. Saya yakin mereka tidak gagap teknologi, tapi bagaimana smartphone yang mereka miliki menjadi upaya untuk menjadi pelaku perubahan dan karya. Jadi apa pun jasa dan kreasi mereka bisa menghasilkan rupiah," tambahnya. [adg/suf]

Tag : unair

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan