UK Petra Duskusi Milenial Melek Politik

Jum'at, 16 Nopember 2018 23:36:55
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
UK Petra Duskusi Milenial Melek Politik

Surabaya (beritajatim.com) - Tahun 2019 menjadi tahun politik yang spesial bagi Indonesia sebab Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) dilaksanakan di hari yang sama yaitu 19 April 2019.

Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dan pengawasan di tengah masyarakat. Akan tetapi sering para mahasiswa ini dihambat ketidaktahuan dan sikap apatis.
Sebagai salah satu upaya memberikan edukasi politik, Departemen Nasionalisme Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kristen (UK) Petra menyelenggarakan Forum Diskusi Politik Mahasiswa Millenial Melek Politik pada 16 November 2018 di Ruang AVT 503 Gedung T UK Petra.

Forum diskusi ini bersifat netral dan tidak memihak pada partai, calon legislatif atau calon presiden mana pun. Forum diskusi ini bertujuan untuk membantu mahasiswa menjadi lebih peduli dan mampu bersikap rasional dalam menghadapi tahun politik 2019. Selain itu, diharapkan mahasiswa lebih mampu mengajukan gagasan, pikiran, solusi, maupun melakukan interpretasi untuk pilihan yang sesuai dengan kepentingan Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UK Petra, R. Arja Sadjiarto, S.E., M.Ak., Ak., yang memulai dengan menanyakan seberapa banyak dari sekitar 200 peserta di lokasi yang belum pernah memilih di Pemilu. "Sebagian besar memang pemilih pertama kali. Politik bukan hal yang tidak baik, politik itu baik apabila dilakukan dengan baik," ungkap Arja.

Forum diskusi ini menghadirkan Cania Citta Irlanie, seorang blogger, editor geotimes.co.id, content creator di Geolive ID, dan juga seorang aktivis. Cania membuka sesi dengan paparan atas peradaban masa kini yang ada di berbagai negara di dunia misalnya seperti Arab Saudi yang mengeluarkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) pertama untuk wanita di Juni 2018, RRC yang memblokir akses pada google ketika para pemimpin kenegaraan mengadakan rapat dan terakhir layanan pembuatan Akte Kelahiran di Surabaya yang sudah bisa dilakukan secara gratis dan online.

Penggambaran kemajuan peradaban ini dimaksudkan Cania untuk menggugah para mahasiswa untuk bisa memahami bahwa segala kemudahan seperti SIM, google, dan canggihnya pengurusan dokumen kependudukan yang dirasakan ini adalah hasil dari politik yang kerap kali dianggap remeh. Tapi semuanya bisa berubah. Politik tidak selalu membawa maju peradaban, melainkan bisa juga memundurkan. Maka dari itu hendaklah tugas semua bagian masyarakat untuk berperan serta dalam politik.

Selain memberi paparan dasar-dasar politik, Cania juga memotivasi para peserta untuk aktif sebagai agen dalam politik. Peran mahasiswa dalam politik apabila hanya dilihat dari proses memilih di bilik pemilihan adalah sangat kecil. Akan tetapi, mahasiswa akan bisa mengambil peran yang besar mulai dari sekarang melalui apa pun yang dilakukan mahasiswa. Cania mengatakan, You have to be political in everything you do. Setiap like, setiap subscribe, dan setiap upvote hingga pilihan brand yang kita beli.

"Satu pesan yang disampaikan oleh Cania adalah, dalam politik yang kita lakukan adalah memilih nilainya. Mayoritas, minoritas, atau identitas tidak menggambarkan pilihan politik. Setiap pilihan adalah setara dan punya pengaruh yang sepadan terlepas dari identitas. Bangunlah aliansi dengan orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang sama," ungkap Cania. [adg/suf]

Tag : uk petra

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan