Rumah Sakit Milik Anak Bupati Faida Didemo Karyawan

Selasa, 06 Nopember 2018 18:55:45
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Rumah Sakit Milik Anak Bupati Faida Didemo Karyawan

Malang (beritajatim.com) - Rumah Sakit Ibu dan Anak Refa Husada di Jalan Mayjend Sungkono, Kota Malang didemo oleh 16 karyawan. Demonstran menuntut gaji atau honor kepada pihak pengelola karena telah dirumahkan.

"Karena tidak ada kejelasan gaji selama kita dirumahkan. Saya kerja di bagian dapur dengan gaji Rp900 ribu. Saya bekerja disini sejak 2007," kata salah satu karyawan yang dirumahkan, Ning Waruni, Selasa (6/11/2018).

Ning mengatakan, gaji karyawan RS Refa Husada di bawah UMK Kota Malang, sebesar Rp2,4 juta. Gaji karyawan berkisar, Rp 900 sampai Rp 1,5 juta. Sebenarnya, ada opsi bagi karyawan untuk tetap bekerja. Yakni melamar sebagai karyawan baru.

"Disuruh membuat lamaran baru dan dinyatakan sebagai karyawan baru. Sebagian besar sudah lama bekerja disini, saya sudah 11 tahun bekerja disini," ujar Ning Waruni.

Ketua Umum Front Perjuangan Buruh Indonesia, Luthfi Hafid mengatakan, penyebab karyawan dirumahkan karena pengelola mengaku kolaps sebab RSIA tidak mendapatkan pasien.

RSIA pun melakukan merger antara pengelola lama dan pengelola baru. RSIA Refa Husada sebelumnya milik M Kurdi, kemudian merger dengan pihak lain. Merger baru berjalan 8 bulan, 16 karyawan telah dirumahkan. Setelah itu RSIA dibeli oleh Bupati Jember Faida.

"Setelah merger, 8 bulan berjalan karyawan dirumahkan. Setelah itu dijual ke Bupati Jember, Faida. Kurdi mengaku tidak mem-PHK karyawan. Sudah jelas. Tuntutan jelas kembalikan mereka bekerja, jika tidak bayar sesuai UMK selama mereka dirumahkan," papar Luthfi.

RSIA sendiri, milik Abdul Malik Akmal, dia adalah putra dari Bupati Jember Faida. Akmal menjabat sebagai direktur. Ia mengaku tidak mengetahui jika ada 16 karyawan yang dirumahkan tanpa menerima gaji sejak April 2017.

"Bukan saya yang melakukan peralihan, saya tidak berkomentar soal itu. Saya juga baru menjadi direktur RSIA," kata Akmal.

Ia membantah jika Faida atau ibunya sebagai pemilik RSIA Refa Husada. Ia menyebut jika tidak ada nama Faida dalam struktur organisasi RSIA. Ia tidak menjelaskan detail posisi Faida, Akmal juga mengaku tidak tahu saham yang dimiliki Faida.

"Saat jual beli tidak dijelaskan, kami akan lakukan somasi. Saat ini sudah ada surat pernyataan untuk menyelesaikan masalah yang timbul setelah take cover," tandas Akmal. [luc/but]

Tag : rumah sakit

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan