Lulusan Pesantren kini Setara Pendidikan Formal

Senin, 05 Nopember 2018 19:14:58
Reporter : Deni Ali Setiono
Lulusan Pesantren kini Setara Pendidikan Formal

Gresik (beritajatim.com) - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) gencar melakukan sosialisasi terkait penyetaraan pendidikan pesantren dengan pendidikan formal.

Guna mendukung sosialisasi itu, saat ini tengah digodok undang-undang (UU) yang mengatur kesetaraan pendidikan pesantren dengan pendidikan formal.

Sebelumnya, lulusan pesantren tidak mendapatkan kesempatan yang sama dengan lulusan pendidikan formal. Hal ini terkait ijazah yang dikeluarkan. Pasalnya, ijazah lulusan pesantren tidak diakui oleh negara.

"Melalui UU Pesantren bisa mempertegas penyetaraan kelulusan. Sebab, selain sebagai lembaga dakwah, dan lembaga pemberdayaan masyarakat. Pesantren juga berperan sebagai lembaga pendidikan," ujar anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Jazilul Fawaid kepada wartawan, Senin (5/11/2018).

Menurut Jazilul, keresahan selama ini, para lulusan pesantren yang telah menyelesaiakan jenjang pendidikannya, malah tidak diakui ijazahnya. Padahal, sebagaimana pendidikan lainnya, di pesantren juga menerapkan kurikulum serta kitab-kitab yang harus diselesaikan sebagai mata pelajaran. Namun ironisnya, pendidikannya tidak diakui karena ijazahnya tidak setara dengan pendidikan formal.

"Saat ini progres UU Pesantren telah mencapai tahap pembahasan di Badan Musyawarah DPR RI untuk kemudian dibawa ke tahap Sidang Paripurna DPR. Jika disepakati, komisi VIII yang nanti akan kebagiahan membahas RUU tersebut. Targetnya, tahun depan 2019 sudah dalam bentuk undang-undang, makanya kami dari itu PKB terus mengawal," paparnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Gresik M.Qosim dirinya mengapresiasi terbentuknya RUU Pesantren. Menurutnya, jika sudah gol dalam bentuk undang-undang, para santri dan kiai tidak perlu kuatir lagi. Sebab, ada landasan hukum yang menjebatani kemajuan pondok pesantren.

"Adanya RUU pesantren merupakan bentuk keprihatinan pada santri dan kiai. Maka akan  rekomendasi untuk DPR RI agar segera  menyelesaikan, supaya eksistensi dunia pendidikan pesantren mampu bersaing dengan pendidikan formal lainnya," pungkasnya. [dny/but]

Tag : pesantren

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan