Generasi Muda Diajak Kenali Revolusi Industri 4.0 Lewat Games

Jum'at, 02 Nopember 2018 23:10:30
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Generasi Muda Diajak Kenali Revolusi Industri 4.0 Lewat Games

Surabaya (beritajatim.com) - Dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Salah satunya ditandai dengan human-machine interface. Hal inilah yang diperkenalkan pada siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan cara yang menyenangkan melalui Industrial Competition.

Kompetisi ini diusung oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Kristen Petra (UK Petra) selama tiga hari berturut-turut mulai 1-3 November 2018 di Pakuwon Trade Center, Surabaya Barat.

"Tahun ini, tema yang diambil pada Industrial Competition adalah Revolutionary Industri 4.0. Tema tersebut sengaja diambil untuk memperkenalkan kepada para siswa situasi industri yang terjadi di dunia saat ini," jelas Ketua Panitia Industrial Competition 2018, Bertinus Enrico Rahardjo.

Peserta pada kompetisi ini mencapai 70 tim dari jenjang pendidikan SMA. Tim ini terdiri dari empat peserta dari berbagai SMA di Jawa Timur.

Kompetisi terbagi menjadi 3 babak. Pada babak pertama, seluruh tim diajak melakukan rallygames. Di rallygames ini, para peserta diajak bermain game di 24 pos yang tersebar di sekeliling PTC Surabaya. Permainan akan berhubungan dengan pendidikan teknik industri. Salah satu contohnya, Calculator; The Game.

"Permainan ini akan menguji logika berpikir peserta. Kami berharap peserta memiliki logika berpikir yang cepat dan tepat untuk menyelesaikan masalah," urai Bertinus, Jumat (2/11/2018)

Babak pertama, 21 tim dengan poin tertinggi akan kembali melakukan kompetisi di babak 2. Pada babak ke-2, tim-tim yang berhasil lolos akan diminta untuk melakukan simulasi industri.

Menggunakan virtual money, peserta akan melakukan simulasi peminjaman dana dari bank, kemudian membeli bahan baku di pasar beli, lalu menjualnya di pasar jual untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Bahan baku yang digunakan adalah manik-manik dan kancing. Barang-barang ini disediakan dalam 3 warna. Ketiga warna akan mewakili 3 negara yang berbeda. Negara-negara tersebut adalah China, Indonesia dan Singapura.

Salah seorang peserta dalam babak dua, Felicia Nugroho mengungkapkan perasaannya saat mengikuti lomba ini. "Saya sudah mengikuti kompetisi ini yang kedua kalinya, suasananya tetap seru. Karena sebenarnya kegiatan ini mengajak kita untuk berpikir tapi dengan cara yang menyenangkan yaitu dengan games-games," ungkap siswi SMA Kristen Petra 1, Surabaya saat lomba sedang berlangsung.

Adanya pembagian menjadi beberapa negara yang berbeda untuk melatih peserta agar mendapat gambaran mengenai dunia industri mulai dari proses produksi dan negara dalam globalisasi dunia industri.

"Dimana sebagai industriawan kita harus cermat dalam memilih pembelian bahan baku (import), dan menjual ke negara lain (eksport). Selain itu, keberadaan nilai dari suatu negara juga akan berpengaruhi keberadaan negara lain (kurs mata uang)," ujar Bertinus.

Lima kelompok yang lolos ke babak tiga akan diajak kunjungan pabrik ke PT Integra. Tak hanya berkeliling pabrik, peserta juga akan melakukan presentasi. Pemenang ditentukan melalui beberapa kriteria, yakni: teknik presentasi, materi hasil studi kasus, finalis sebagai penanya, dan finalis sebagai penjawab. [adg/suf]

Tag : uk petra

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan