Dana Cukai Rokok Diharapkan untuk Penanggulangan Dampak Asap Rokok

Selasa, 09 Oktober 2018 18:36:12
Reporter : Ibnu F Wibowo
Dana Cukai Rokok Diharapkan untuk Penanggulangan Dampak Asap Rokok

Surabaya (beritajatim.com) - Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) diharapkan memiliki alokasi beragam.

Tidak hanya diberikan untuk subsidi bagi OPD di lingkungan Pemkot Surabaya, dana itu juga diharapkan untuk penanggulangan dampak asap rokok bagi anak-anak.

Pendapat itu diutarakan oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Agustin Poliana pada dengar pendapat dengan pihak Pemkot, Selasa (9/10/2018).

"Cukai rokok yang diberikan pemerintah pada masing-masing OPD ada beberapa catatan bagi kami, bagaimana anggaran cukai rokok bisa melindungi anak-anak terhadap bahaya rokok, tapi secara spesifik tidak masuk anggaran kita," ucap Agustin.

Politisi PDIP ini berharap, perlindungan terhadap anak-anak dari bahaya rokok harus spesifik dan anggaran harus diperjelas. "Sehingga tidak ada lagi tulisan dilarang merokok, tapi masih bisa merokok diruangan tertentu. Dan kita tidak ingin itu terjadi," tegas Agustin.

Menurutnya, anggaran sebesar Rp 23,4 milliar yang diberikan oleh pemerintah pusat bukan hanya untuk segi kesehatan. Tetapi juga untuk sosialisasi kepada anak-anak tentang bahaya merokok.

"Karena saya melihat, trennya sudah menjurus ke anak-anak dibawah usia 4-5 tahun sudah belajar merokok. Inikan sangat bahaya bagi mereka," papar Agustin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Kota (Bappekko) Ivan Wijaya menjelaskan jika pendapatan cukai pafa 2019 kurang lebih Rp 2,4 milliar. Dana itu akan diplotkan di Dinkes, BDH, Disnaker dan PTSP.

"Prioritas cukai sendiri masih untuk kesehatan Rp 9 milliar dan 2 koma sekian untuk alat kesehatan. Di BDH juga untuk alat kesehatan Rp 4, sekian milliar, Rp 7,8 di Disnaker untuk pelatihan dan PTSP cuma Rp 65 juta saja," beber Ivan.[ifw/ted]

Tag : cukai, rokok

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan