Dana Isentif Guru Honorer PTK non K2 Gresik Dirampel

Kamis, 13 September 2018 15:27:51
Reporter : Deni Ali Setiono
Dana Isentif Guru Honorer PTK non K2 Gresik Dirampel

Gresik (beritajatim.com) - Kabar gembira bagi guru honorer PTK non K2 Kabupaten Gresik. Pasalnya, Komisi IV DPRD Gresik menjanjikan dana insentif sebesar Rp 500 ribu yang belum dicair bakal dirampel.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Khoirul Huda mengatakan, terkait dana insentif guru honorer PTK non K2 yang belum cair disebabkan ada probelm di Perbup nomor 20 tahun 2017. Sehingga, beberapa ada aturan tersebut membuat anggaran belum bisa dicairkan karena belum ada payung hukumnya.

"Soal dana insentif guru honorer PTK non K2 kami sudah mengawalnya, dan baru diketahui di bulan Agustus 2018. Anggaran tersebut belum cair. Kesalahan ini akibat Dispendik Gresik ada kesalahan penganggaran," katanya, Kamis (13/09/2018).

Masih menurut Khoirul Huda, setelah komisinya melakukan konsultasi dengan Biro Hukum Setda Pemkab Gresik. Ada solusi anggaran insentif bisa dicairkan setelah melakukan perubahan Perbup. Dari itu melalui P-APBD dana insentif yang belum cair tidak diberikan dalam hitungan bulan. Melainkan dirampel sampai bulan Oktober 2018 dengan mendapatkan Rp 6 juta.

"Secara teknis tidak ada masalah soal pencarian dana itu setelah ada perubahan di P-APBD," paparnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Gresik Syafi' AM menuturkan, anggaran dana insentif guru honorer PTK non K2 masih  utuh belum terserap. Namun, ada syarat bagi guru yang menerima dana insentif tersebut.

"Berdasarkan laporan yang masuk guru yang terdaftar ada 1.970 orang. Syarat lainnya guru yang menerima harus ber-NIG kalau tidak ada itu tidak bisa menerima. Pasalnya, ada Rp 12 miliar yang dianggarkan oleh dewan untuk membantu guru honorer se-Kabupaten Gresik," pungkasnya. [dny/ted]

Tag : guru honorer

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan