945 Mahasiswa Surabaya Bersaing Lolos Beswan Djarum

Selasa, 10 Juli 2018 23:43:20
Reporter : Renni Susilawati
945 Mahasiswa Surabaya Bersaing Lolos Beswan Djarum

Surabaya (beritajatim.com) - Sedikitnya 945 mahasiswa terpilih dari 7 kampus ternama di Surabaya berlomba menjadi yang terbaik untuk bisa mendapatkan beasiswa prestasi Djarum Beasiswa Plus 2018/2019. Saking banyaknya peminat beasiswa Djarum ini, Panitia Djarum Foundation harus menggelarnya di Jatim Expo Internasional Surabaya karena memiliki aula yang luas.

Seleksi yang digelar dengan sistem gugur selama 3 hari berturut-turut itu diikuti mahasiswa Universitas Airlangga, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Menurut Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation Laksmi Lestari, Surabaya merupakan bagian dari seleksi yang diselenggarakan di lebih dari 50 kota di seluruh Indonesia. Totalnya ada 13 ribu pendaftar Beswan Djarum (sebutan penerima Djarum Beasiswa Plus).

"Sebenarnya persyaratannya mudah yakni memiliki IPK pada semester III minimal 3,00 dan juga aktif berorganisasi. Tetapi karena begitu besar pendaftar dan kami pun harus melakukan seleksi secara ketat. Peserta mengikuti mulai tes tertulis untuk menguji kompetensi akademik, peserta yang lolos kemudian mengikuti tes selanjutnya yakni Group Assignment Test serta wawancara individu," jelasnya.

Seleksi yang ketat ini agaknya akan sepadan dari fasilitas yang didapatkan para mahasiswa terpilih ini mulai biaya penunjang perkuliahan selama setahun, berbagai pelatihan untuk menyerasikan pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di perguruan tinggi dengan berbagai keterampilan lunak (soft skills). Tujuannya, agar para Beswan Djarum di kemudian hari menjadi pemimpin bangsa yang cakap secara inteligensia dan emosional.

Sementara Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Dr Zainal Arief, ST, MT pun mengakui jika softskill yang diberikan Djarum Foundation bagi mahasiswanya sangat berguna untuk menjadikan mahasiswanya menjadi lulusan yang siap terjun di masyarakat saat lulus nanti.

"Kami sangat mendukung program beasiswa plus yang diberikan Djarum ini, dan dengan kompetensi yang sudah kami berikan dikampus sebelumnya, kami yakin mahasiswa kami akan mampu melewati setiap tahapan seleksi ini dengan baik," beber Zainal.

PENS mendukung program softskill dari Djarum Foundation sebab softskill yang diberikan sejalan dengan 3 nilai yang dikembangkan dikampus yakni, Nilai kebersamaan, Nilai kedewasaan yang berisi tanggung jawab, amanah dan loyalitas hingga Semangat untuk terus maju dan kreatif.

Hal yang sama diamini oleh Wikan Jatimurti, ST, M.Sc. Beswan Djarum Angkatan 2004/2006 yang kini menjadi Dosen Fakultas Teknik di Institut Teknologi 10 November Surabaya itu, mengaku cukup banyak pengalaman dan cara berpikirnya yang berubah lebih baik sejak mendapatkan softskill dari Djarum Foundation.

Salah satunya menjadi inisiator terbentuknya Universitas Terbuka di Taiwan ketika dirinya kuliah di National Taiwan University of Science and Engineering (NTUSE). Bersama ikatan pelajar Indonesia di Taiwan, dirinya menjembatani keinginan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan untuk kuliah jarak jauh.

"Hasilnya kini banyak TKI yang sudah lulus UT di Taiwan, ketika pulang lebih memilih jadi wirausahawan di Tanah Air," tandasnya. [rea/suf]

Tag : beasiswa

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan